kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Chairul Tanjung berminat beli detik.com


Rabu, 29 Juni 2011 / 18:15 WIB
ILUSTRASI. Presiden Turki Tayyip Erdogan mengikuti upacara peringatan Hari Kemenangan ke-98 di Istana Kepresidenan di Ankara, Turki, Minggu (30/8/2020).


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Beredar kabar Komisaris Para Group Chairul Tanjung telah mengakuisisi kepemilikan PT Agranet Multicitra Sibercom (Agrakom) yang merupakan induk perusahaan detik.com. Namun, kabar tersebut disangkal oleh pihak Para Group.

Juru Bicara Trans Corporation Ishadi Sk mengungkapkan, Chairul Tanjung belum mengakuisisi, namun berminat membeli Agrakom, dan telah memulai pembicaraan kembali dengan induk detik.com itu, pada April 2011. "Berminat, namun belum membeli, karena Agrakom belum mau menjual," kata Ishadi, kepada KONTAN, Rabu (29/6).

Ishadi bilang, dua tahun lalu, pihaknya telah melakukan pembicaraan soal akuisisi media pionir online ini namun hal tersebut tertunda karena ketidakcocokan harga. Sayangnya, Jubir TransCop ini enggan mengungkapkan berapa harga yang ditawarkan kepada Para Group.

Lebih lanjut, saat ini kedua perusahaan tersebut sedang membicarakan soal masa depan potensi bisnis Agrakom.

Sebagai informasi, detik.com diprakarsai oleh Budiono Dharsono dan Abdul Rahman dengan investasi awal Rp 100 juta, dalam perjalanannya pioner berita online ini mengalami perkembangan yang cukup pesat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×