kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Champion Pacific optimistis tumbuh 8,5% sepanjang 2018


Kamis, 10 Mei 2018 / 09:51 WIB
ILUSTRASI. Produsen kemasan Champion Pacific IGAR


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Champion Pacific Indonesia Tbk (IGAR) optimistis dapat tumbuh positif di tahun 2018 ini. Produsen kemasan ini akan terus menggenjot kinerja bisnisnya agar mencapai target yang diinginkan.

Antonius Muhartoyo, Presiden Direktur Champion Pacific mengatakan bahwa target pertumbuhan kinerja tahun ini ialah 8,5%. Target tersebut sebenarnya masih terbilang konservatif.

"Kenapa demikian (konservatif) karena meski permintaan obat BPJS meningkat, secara nilai harga produk agak turun sedikit," ujar Antonius saat paparan publik, Rabu (9/5). Seperti yang diketahui, mayoritas pesanan kemasan produksi IGAR diserap oleh kemasan farmasi khususnya obat-obatan yang membutuhkan packaging alumunium foil.

Meski program BPJS menyebabkan lonjakan volume permintaan obat dan berimbas pada penyerapan kemasannya, harga yang dituntut murah menyebabkan produk kemasan harus menyesuaikan diri. "Jadi dari segi bahan pun berbeda, misalnya tintanya lebih sedikit dari kemasan obat biasa," tutur Antonius.

Sampai kuartal I 2018, penjualan kemasan farmasi menyumbang 86% dari total pendapatan IGAR, yakni Rp 171 miliar. Adapun kenaikan penjualannya sebesar 7,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kedepannya, kata Antonius, pihaknya akan meningkatkan efisiensi untuk menambah keuntungan. Tahun ini IGAR bakal menggelontorkan capital expenditure (capex) senilai Rp 60 miliar, yang sebagian besar untuk membeli mesin baru.

Antonius enggan menyebutkan secara rinci berapa kapasitas produksi pabrikan saat ini. Yang jelas volume produksi di 2018 memang bakal meningkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×