kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.824   -4,00   -0,02%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

China Berencana Relokasi Pabrik Tekstil ke Indonesia


Rabu, 14 April 2010 / 14:25 WIB
China Berencana Relokasi Pabrik Tekstil ke Indonesia


Reporter: Herlina KD |

JAKARTA. Industri tekstil dan produk tekstil di Indonesia rupanya masih dilirik oleh investor asing. Pasalnya, baru-baru ini, China berencana untuk memindahkan atrau merelokasi sejumlah pabrik tekstil ke Indonesia.

Wakil Ketua Asosiasi pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat mengatakan, investor asal China sudah menyatakan niatnya untuk merelokasi industri pakaian jadi (garmen). Kelompok investor China ini diwakili oleh satu lembaga China Asean Business Council (CABC) saat ini tengah melakukan studi untuk memilih lokasi relokasi industri di Indonesia dan Vietnam.

"Tapi mereka mengajukan syarat relokasi ini dilakukan di satu area yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti akses jalan, air bersih, listrik, telepon, dan lainnya," ujar Ade, Rabu (13/4).

Ade menambahkan, setidaknya investor asal Negeri Panda ini membutuhkan lahan sekitar 350 hektar untuk sekitar 9 pabrik garmen. Dengan rencana ini, Ade bilang potensi penyerapan tenaga kerjanya sekitar 200.000 orang. "Setiap pabrik bisa menyerap sekitar 15.000 tenaga kerja," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×