kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Ciputra Miliki Dua Mega Proyek di Vietnam dan Kamboja


Selasa, 02 Maret 2010 / 14:35 WIB


Reporter: Raymond Reynaldi | Editor: Test Test

JAKARTA. Keputusan pengembang ternama Indonesia, Grup Ciputra yang menyasar ke pasar mancanegara mulai membuahkan hasil. Kini, Grup Ciputra telah memiliki dua mega proyek properti berkonsep kota terintegrasi di Asia Tenggara, yakni di Hanoi, Vietnam dan Phnom Penh, Kamboja.

Managing Direktur Ciputra Budiarsa Sastrawinata memaparkan, pelaksanaan konstruksi fisik proyek di Hanoi telah berlangsung sejak 2003 silam. Kini, proyek properti seluas 301,8 hektar (ha) bernama Ciputra Hanoi International City telah memiliki 11 tower apartemen berlantai 20 dan sekitar 1.000 rumah kelas menengah-atas.

Ciputra menghargai apartemennya itu mulai dari US$ 200.000 per unit, sedang harga rumah mulai dari US$ 300.000 per unitnya. “Tiap tower terdiri dari 150 unit apartemen,” ujar Budiarsa, Senin (1/3).

Letaknya yang berada dipusat kota dan dekat dengan bandara internasional Noibai dan Hanoi CBD membuat properti Ciputra tersebut laku keras. Sebab, semua unit properti, baik apartemen dan rumah yang telah berdiri telah terisi. “Tingkat huniannya cukup tinggi. Ketika bangunan berdiri, langsung terisi penuh,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×