kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Cisauk, daerah pinggiran Jakarta yang tengah naik daun...


Jumat, 01 November 2019 / 11:03 WIB

Cisauk, daerah pinggiran Jakarta yang tengah naik daun...
ILUSTRASI. Rangkaian kereta rel listrik Commuter Line berhenti di Stasiun Cisauk yang menjadi bagian dari kawasan Intermoda Cisauk BSD City di Cisauk, Tangerang, Banten, Rabu (19/6/2019). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/wsj.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Satu dekade silam, kawasan di Kabupaten Tangerangan, ini masih dianggap sebelah mata, dan tidak ada dalam radar para pengembang, dan investor. Bahkan oleh Sinarmas Land sekalipun yang notabene memiliki cadangan lahan (land bank) ribuan hektar, masih belum mau memanfaatkannya. 

Namun, kondisi itu berubah 180 derajat saat PT Kereta Api Indonesia (Persero) KAI berencana memperluas fungsi dan fisik Stasiun Cisauk dan menjadikannya sebagai kawasan transit oriented development (TOD). 

Sinarmas Land pun membuka dan menjalin kerja sama dengan KAI guna merealisasikan perluasan Stasiun Cisauk sebagai Kawasan Intermoda BSD City. Stasiun Cisauk yang dirancang dapat menampung 20.000 penumpang per hari, melayani KRL Commuter Line rute perjalanan Jakarta (Stasiun Tanah Abang)–Rangkas Bitung (Stasiun Maja). Bangunan ini berdiri di atas lahan seluas 1.440 meter persegi. 

Baca Juga: Industri Properti Lokal Lesu, Kinerja Emiten Ikut Menyusut premium

Stasiun Cisauk didesain dengan konsep futuristik. Mencakup dua lantai yang dilengkapi eskalator dan lift yang memudahkan pergerakan penyandang disabilitas. Di lantai dua stasiun dibangun jembatan penghubung di atas udara atau skywalk sepanjang 350 meter yang mempermudah penumpang Stasiun Cisauk menuju ke Terminal Shuttle Bus BSD Link, dan Pasar Modern Intermoda BSD City. 

Kawasan ini juga memiliki terminal bus layang (elevated) yang terletak di lantai dua. Selain itu, gedung stasiun terkoneksi dengan pintu masuk dan keluar Pasar Modern dan terminal shuttle bus BSD Link.

Baca Juga: Emiten properti cetak kinerja ciamik, begini rekomendasi analis

Dengan fasilitas dan infrastruktur konektivitas sangat memadai seperti ini, sontak menarik minat para investor dan pengembang untuk berlomba membangun properti di wilayah ini. Tak hanya pengembang swasta Nasional, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), juga perusahaan asing. 

Di luar Sinarmas Land sebagai kontributor pembangun, para pengembang ini menjadikan Kawasan Intermoda BSD City Cisauk sebagai gimmick marketing. Terbaru adalah Hankyu Hanshin Properties Corporation. Pengembang yang berbasis di Negeri matahari terbit, Jepang, ini baru saja mengumumkan proyek mereka yang bertajuk Springhill Yume Lagoon.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pinggiran Jakarta yang Sedang Naik Daun Itu Bernama Cisauk"
Penulis : Hilda B Alexander
Editor : Hilda B Alexander


Sumber : Kompas.com
Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Video Pilihan


Close [X]
×