kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.593.000   1.000   0,04%
  • USD/IDR 17.715   8,00   0,05%
  • IDX 6.444   -16,66   -0,26%
  • KOMPAS100 851   -4,58   -0,54%
  • LQ45 648   -2,96   -0,46%
  • ISSI 223   0,05   0,02%
  • IDX30 360   -1,92   -0,53%
  • IDXHIDIV20 448   -2,44   -0,54%
  • IDX80 97   -0,55   -0,56%
  • IDXV30 124   -0,45   -0,36%
  • IDXQ30 116   -0,68   -0,58%

Citilink Indonesia bidik kenaikan jumlah penumpang 22% tahun 2020


Jumat, 10 Januari 2020 / 12:35 WIB
ILUSTRASI. Pesawat Airbus A320 maskapai Citilink di Bandar Udara Banyuwangi, Jawa Timur.


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk (GGIA), yakni Citilink Indonesia mengalami penurunan jumlah penumpang sebesar 10% pada November 2019. Meski demikian, tahun 2020 Citilink targetkan jumlah penumpangnya tumbuh 22%.

VP Corporate Secretary Citilink Indonesia, Resty Kusandarina mengatakan, penurunan tersebut disebabkan oleh perbaikan infrastruktur jalan darat di wilayah Jawa serta pertumbuhan ekonomi yang stagnan pada 2019.

Baca Juga: Garuda Indonesia (GIAA) yakin masih untung meski target pendapatan tahun ini meleset

"Berdasarkan analisa kami, ini disebabkan oleh perbaikan jalan dan perekonomian yan stagnan. Reff IMF dan Kementerian Keuangan menyatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia selama 2019 diestimasikan turun dari 5,4% menjadi 5,3%. Sehingga penumpang cenderung menahan diri untuk bepergian menggunakan pesawat," jelas Resty kepada Kontan, Kamis (10/1) lalu.

Lebih lanjut, pihaknya lebih optimistis melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,6% sebagaimana disampaikan dalam RAPBN 2020, yang akan berimbas pada penambahan jumlah penumpang.

Baca Juga: Bos Garuda: Tarif per kilometer pesawat lebih murah ketimbang tarif ojol




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×