CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Citilink Indonesia lakukan uji terbang pesawat khusus kargo


Kamis, 21 Mei 2020 / 13:21 WIB
ILUSTRASI. Maskapai penerbangan Citilink berfokus untuk mengoptimalisasi armada dengan melayani pengiriman kargo baik untuk rute domestik maupun internasional menyusul ditutupnya sementara operasional penerbangan reguler dan charter penumpang dalam rangka penanggula


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Citilink Indonesia telah melakukan uji penerbangan perdana (proving flight) untuk pesawat khusus kargo (freighter) pertamanya dengan jenis pesawat B737-500.

Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo mengatakan, pesawat tersebut merupakan modifikasi dari jenis pesawat penumpang yang dikonversi menjadi pesawat kargo dengan kapasitas muatan hingga mencapai 13 ton. Adapun, proses pelaksanaan konversi pesawat ini dilakukan di GMF AeroAsia dan telah melaksanakan tahapan sertifikasi oleh Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) Kemenhub.

Baca Juga: Cegah penumpukan penumpang, AP II akan atur lagi jadwal penerbangan khusus

"Kami melakukan terobosan dengan menyediakan freighter untuk menjawab tantangan dan peluang pasar logistik yang semakin meningkat saat ini dan ke depan," kata Juliandra dalam siaran resmi, Rabu (20/5).

Juliandra menjelaskan, dalam uji penerbangan, Citilink Freighter menerbangi rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) menuju Batam (BTH) dan Kualanamu (KNO) hingga penerbangan kembali menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK).

Menurutnya, freighter ini akan beroperasi setelah Lebaran 2020 dan akan mengangkut kargo ke rute-rute domestik hingga kawasan Asia.

“Kami berharap dengan beroperasinya freighter akan memberikan kontribusi pendapatan tambahan yang cukup signifikan di samping pendapatan utama dari penumpang,” ujarnya.

Baca Juga: AP II sebut penumpukan penumpang di Bandara Soetta terjadi saat validasi dokumen

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×