kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Citilink targetkan tingkat keterisian penerbangan ke China 85%


Jumat, 07 September 2018 / 17:54 WIB
ILUSTRASI. Citilink Indonesia


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada akhir Oktober 2018 nanti, maskapai penerbangan low cost carrier (LCC) Citilink bakal membuka rute reguler ke China. Sebelumnya, Citilink baru melayai rute charter ke negeri tirai bambu tersebut.

Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo mengatakan, penerbangan rute China dinilai potensial dari segi tingkat keterisian. “Targetnya minimal terisi 85%,” katanya pada Jum’at (7/9).

Untuk tahap awal, rute yang dibuka adalah Jakarta – Xiamen (pp), Jakarta – Kunming (pp), dan Jakarta – Nanjang (pp). Setelah itu, nanti akan ditambah dari Denpasar dan Manado pada tujuan tersebut.

Adapun ketiga kota tujuan Citilink itu dikategorikan sebagai kota kedua atau secondary city. Juliandra menjelaskan Citilink tidak menargetkan untuk membuka tujuan kota besar seperti Beijing dan Shanghai. Sebab, dua kota itu sudah diisi oleh perusahaan induk, Garuda Indonesia.

“Ke depan juga kita akan buka rute-rute China yang secondary city,” tambah Juliandra.

Sekedar informasi, pada tahun lalu, wisatawan China yang datang ke Indonesia sebanyak 1,9 juta. Pada tahun ini, Kementerian Perhubungan menargetkan pertumbuhan wisatawan dari China naik 45%. Tingginya permintaan itulah, kata Juliandra, merupakan salah satu alasan Citilink membuka rute ke China.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×