kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.724   56,00   0,32%
  • IDX 6.040   -54,71   -0,90%
  • KOMPAS100 793   -11,21   -1,39%
  • LQ45 608   -8,01   -1,30%
  • ISSI 212   -1,87   -0,87%
  • IDX30 348   -4,42   -1,25%
  • IDXHIDIV20 433   -6,26   -1,43%
  • IDX80 92   -1,21   -1,30%
  • IDXV30 120   -1,26   -1,04%
  • IDXQ30 113   -1,92   -1,67%

Coca-Cola Amatil investasi US$ 20 juta di Sumut


Selasa, 29 Agustus 2017 / 15:43 WIB


Reporter: Jane Aprilyani | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - PT Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) mengeluarkan investasi US$ 20 juta untuk membangun pabrik produksi anyar di Medan, Sumatera Utara. Lini terbaru di pabrik Medan ini memiliki kapasitas produksi 150 juta botol per tahun untuk didistribusi ke seluruh wilayah Sumatera, yaitu: Aceh, Kepulauan Riau, provinsi Riau, Sumatera Barat, dan Jambi.

Presiden Direktur PT Coca-Cola Amatil Indonesia, Kadir Gunduz mengatakan, selama 2017 perusahaannya telah menanam investasi sebesar US$ 90 juta di Indonesia. "Kami percaya bahwa meski banyak tantangan, Indonesia merupakan pasar yang menjanjikan dengan peluang yang terus bertambah,” ujar Kadir Gunduz dalam keterangan tertulis, Selasa (29/8).

Di awal tahun 2017, CCAI telah meresmikan fasilitas seluas 6 hektare (ha) di Pandaan, Jawa Timur, dan lini produksi Affordable Small Sparkling Packaging (ASSP) di Cikedokan, Jawa Barat. Fasilitas di Jawa Timur adalah dalam bentuk Mega Distribution Center keempat setelah Medan, Bekasi, dan Semarang; serta Packaging Service Division (PSD) kedua setelah Bekasi. 

Saat ini Sumatera Utara, melalui CCAI pabrik Medan, memasok 75% dari total volume produksi CCAI untuk seluruh pulau tersebut. Dalam waktu dua tahun ke depan, CCAI berencana untuk menanamkan investasi sebesar US$ 204 juta dalam rangka meningkatkan pelayanan di pasar Indonesia yang terus berkembang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×