kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45924,84   -10,68   -1.14%
  • EMAS1.345.000 0,75%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Colliers International Indonesia: Beberapa Kawasan Industri Antisipasi Kenaikan Harga


Rabu, 19 Januari 2022 / 19:50 WIB
Colliers International Indonesia: Beberapa Kawasan Industri Antisipasi Kenaikan Harga


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Konsultan properti Colliers International Indonesia memproyeksi jika pengembangan wilayah industri masih tetap akan berfokus di Pulau Jawa karena beberapa faktor. Di antaranya adalah infrastruktur yang lebih baik, ketersediaan tenaga kerja ahli, serta dukungan pelabuhan.

Adapun wilayah timur luar Jakarta, sampai Jawa Timur berpotensi sangat positif, yakni Cikarang, Karawang, Purwakarta, Subang, Jawa Tengah meliputi Kendal dan Semarang, serta Surabaya meliputi Ngoro, Sidoarjo, Lamongan, Pasuruan dan Gresik.

"Akan banyak lokasi dan kawasan industri dengan pusat data yang sedang dikembangkan di tahun mendatang. Penyewa juga memiliki banyak opsi di daerah ini," tutur Senior Associate Director Colliers International Indonesia Ferry Salanto, Rabu (19/1).

Baca Juga: Jababeka Teken MoU dengan Pertamina untuk Pengembangan Green Industrial Estate

Lebih lanjut, laporan Colliers International Indonesia menjabarkan jika serapan lahan industri 2021 meningkat dari tahun 2020, yaitu mencapai kisaran 200 hektar. Sedangkan untuk harga lahan, beberapa kawasan berani memasang harga lebih tinggi yang dipicu oleh faktor tingkat penjualan yang sedang naik.

Beberapa kawasan industri disebutkan mengantisipasi kenaikan harga hingga 10% tahun ini. Namun sebagian besar, menurut Colliers, sebagian besar kawasan industri masih akan mempertahankan harga lama tahun ini.

Masih terkait harga lahan, terdapat penyesuaian terutama di kawasan industri yang kinerja penjualannya membaik dan yang tersedia sedikit, seperti Bekasi dan Bogor. Karenanya, kedua wilayah tersebut memiliki kepercayaan diri untuk memberikan penawaran harga yang lebih baik dibandingkan dengan wilayah lain.

"Untuk saat ini kemungkinannya adalah sebagian besar kawasan lain, seperti Tangerang, Serang dan Karawang akan tetap mempertahankan harga yang sama seperti sekarang pada setahun ke depan," sambungnya.

Baca Juga: Pengembang Properti Masih Wait And See Terhadap Peluang Bisnis di IKN Nusantara

Lebih lanjut, berdasarkan data, terlihat bahwa sub-sektor chemicals berada di angka 24%. Hal ini dipicu oleh transaksi sewa lahan terbesar pada kuartal IV 2021 oleh Krakatau Industrial Estate Cilegon yang mencapai 40 hektar. Menyusul kemudian sub-sektor automotive yang lebih aktif dengan angka 35%, dan data center tercatat mencapai 18%.

Dengan melihat data tersebut, diperkirakan data center akan terus berkontribusi terhadap penjualan lahan industri sampai beberapa tahun ke depan, bahkan akan berekspansi ke lahan yang lebih luas. “Pelabuhan menjadi daya tarik industri untuk berada di lokasi ini. Tapi tentunya tetap ada opportunity di daerah lain,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×