kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.537.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Corona hantam bisnis maskapai, Air Asia Indonesia merumahkan 873 karyawan


Kamis, 28 Mei 2020 / 12:34 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah armada pesawat AirAsia terparkir di Apron Terminal 1D Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (5/5/2020). ANTARA FOTO/Fauzan/hp.


Reporter: Sandy Baskoro | Editor: Sandy Baskoro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Air Asia Indonesia Tbk (CMPP) terpapar wabah corona (Covid-19). Sejak Januari hingga hari ini (28/5), manajemen Air Asia Indonesia telah merumahkan 873 karyawan dari total 1.645 karyawan.

CMPP mengaku wabah corona telah mengganggu operasional penerbangan mereka secara signifikan.

Baca Juga: Dana talangan untuk Garuda Indonesia

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia hari ini (28/5), Corporate Secretary PT Air Asia Indonesia Tbk Indah Permatasari Saugi menyebutkan, pihaknya masih menghentikan sementara penerbangan reguler untuk rute domestik dan internasional.

Dampak penghentian sementara operasional tersebut cukup signifikan bagi kinerja keuangan CMPP. Pasalnya, kontribusi kegiatan operasional yang terhenti mencapai 51% hingga 75% terhadap total pendapatan konsolidasi Air Asia Indonesia.

Manajemen CMPP menaksir, penghentian sementara operasional penerbangan akan menggerus pendapatan berkisar 25%-50% year-on-year (yoy) pada akhir Maret 2020/akhir April 2020. Adapun penurunan laba bersihnya berpotensi mencapai 75% (yoy).

Baca Juga: Garuda Indonesia imbau calon penumpang perhatikan ketentuan SIKM Jakarta

Air Asia Indonesia menempuh berbagai upaya untuk mengantisipasi wabah Covid-19. Mereka telah melakukan tindakan mitigasi untuk membatasi efek corona. Misalnya mengelola secara aktif kapasitasnya sejak awal Februari 2020.

CMPP juga mengendalikan biaya internal secara ketat, seperti memberhentikan sementara perekrutan karyawan baru, tidak ada perpanjangan atas sewa pesawat yang akan kedaluwarsa.

Manajemen Air Asia Indonesia juga melakukan negosiasi dengan lessor pesawat untuk pengurangan biaya sewa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×