kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

CP Prima Tak Serius Garap Tambak Udang


Jumat, 23 April 2010 / 23:56 WIB


Reporter: Femi Adi Soempeno


JAKARTA. CP Prima tidak serius menggarap tambak udang Aruna Wijaya Sakti (AWS). Padahal, menurut klausul pembelian awal saat mengambil alih tambak tersebut dari PT Perusahaan Pengeloa Aset (PPA) tiga tahun lalu, CP Prima wajib merevitalisasi industri udang eks-Dipasena untuk meningkatkan produksinya.

Nah, dengan masuknya investor baru dari Malaysia dan juga investor lokal, diharapkan produksi udang eks-Dipasena pulih. Ini tentu membawa banyak manfaat. Selain banyak menyerap tenaga kerja, produksi udang nasional juga terdongkrak. Maklum, produksi udang CP Prima menyumbang sekitar 40% produksi nasional.

"Di sana sudah ada infrastruktur yang bagus untuk poduksi, kalau dia (CP Prima) tidak mau, dia bisa jual kepada yang berminat," jelas Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad.

Fadel mengaku, saat ini dia belum punya instrumen legal yang bisa memerintahkan CP Prima menjual asetnya tersebut. "Saya sedang cari itu," kata Fadel. Dia menambahkan di akhir April ini akan memanggil manajemen CP Prima untuk menjelaskan rencana kerja mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×