kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Dahlan tak melarang BUMN berbisnis hulu ke hilir


Senin, 22 April 2013 / 11:04 WIB
Dahlan tak melarang BUMN berbisnis hulu ke hilir
ILUSTRASI. Hasil SKD CPNS dan Seleksi Kompetensi PPPK Non-Guru Tahun 2021 tidak diumumkan secara serentak. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengaku tidak akan membatasi BUMN berbisnis dari sektor hulu sampai ke hilir. Hal tersebut ditegaskan oleh Dahlan Iskan, Menteri BUMN saat hadir di acara Mandiri Chief Finance Officer (CFO) Forum 2013, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Senin (22/4).

Menurut Dahlan, saat ini memang ada kecenderungan BUMN membentuk konglomerasi. "Memang ada BUMN dengan finansial kuat cenderung mau kuasai bisnis dari hulu ke hilir. Dan saya tidak mau membatasi itu," ujar Dahlan.

Dahlan menjelaskan, bila ada BUMN yang mau menangani bisnis dari hulu ke hilir itu merupakan aktualisasi dari perusahaan tersebut. "Kalau peran BUMN dikecilkan by design itu tidak betul. Sebaliknya swasta dimanjakan dan diproteksi itu juga tidak betul, karena tidak natural," jelas Dahlan.

Dia bilang, dunia bisnis adalah identitas dari kemandirian yang tak boleh bergantung kepada pemerintah. Sebelumnya, Kamser Lumbanradja, Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengatakan, pihaknya akan melakukan investigasi tentang kartel perusahaan pelabuhan yang ada di Indonesia yang dilakukan anak usaha Pelindo II (Persero).

Investigasi yang dilakukan KPPU tersebut dilakukan setelah adanya aduan dari pengusaha pelabuhan.

Sebagai informasi saja, saat ini anak usaha PT Pelindo II yang sudah berdiri adalah PT Indonesia Kendaraan Terminal, PT Energi Pelabuhan Indonesia, PT Integrasi Logistik Cipta Solusi, PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia, dan PT Pengembang Pelabuhan Indonesia dan PT Pelabuhan Petikemas Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×