kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.878   -57,00   -0,32%
  • IDX 5.844   -51,66   -0,88%
  • KOMPAS100 758   -6,91   -0,90%
  • LQ45 578   -5,80   -0,99%
  • ISSI 202   -0,66   -0,33%
  • IDX30 328   -3,56   -1,08%
  • IDXHIDIV20 403   -4,41   -1,08%
  • IDX80 86   -0,77   -0,89%
  • IDXV30 109   -0,66   -0,60%
  • IDXQ30 106   -1,18   -1,10%

Dana Brata Luhur (TEBE) Bidik Laba Bersih Hingga Rp 225 Miliar


Senin, 24 Juni 2024 / 18:31 WIB
Dana Brata Luhur (TEBE) Bidik Laba Bersih Hingga Rp 225 Miliar
ILUSTRASI. PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) menargetkan laba bersih pada tahun 2024 mencapai Rp 200 miliar hingga Rp 225 miliar


Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) menargetkan laba bersih pada tahun 2024 mencapai Rp 200 miliar hingga Rp 225 miliar.

Direktur TEBE Hendry Narindra Dewantoro mengatakan, pelemahan harga batubara turut mempengaruhi target kinerja perusahaan di tahun 2024.

"Target tahun 2024, pendapatan sebesar Rp 522 miliar dan laba bersih sekitar Rp 200 miliar hingga Rp 225 miliar," ujar Hendry kepada Kontan, Senin (24/6).

Sebagai perbandingan, pada tahun 2023 TEBE membukukan pendapatan sebesar Rp 632,23 miliar dan laba bersih sebesar Rp 220,13 miliar.

Baca Juga: Kuartal I-2024, Sejumlah Emiten Jasa Tambang Bukukan Kinerja Positif

Hendry menjelaskan, pada tahun ini perusahaan membidik pengangkutan batubara sebanyak 9,5 juta ton.

Untuk mencapai target kinerja pada tahun ini, TEBE mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 47,6 miliar. Alokasi belanja modal ini berpotensi mengalami penyesuaian berdasarkan hasil kinerja kuartal II tahun ini.

Hingga kuartal I 2024, TEBE membukukan pendapatan sebesar Rp 97,33 miliar atau turun 42,3% year on year (yoy). Pada kuartal I 2023, TEBE memperoleh pendapatan sebesar Rp 168,69 miliar.

 

Sementara itu, laba bersih pada kuartal I 2024 mencapai Rp 25,03 miliar atau turun 62,48% yoy dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp 66,73 miliar.

Hendry menjelaskan penurunan pendapatan disebabkan oleh penurunan volume angkutan seiring dengan penurunan jumlah klien.

"Ini juga disebabkan oleh penurunan harga batubara yang turut mempengaruhi penurunan harga jasa pelabuhan perusahaan," jelas Hendry.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×