kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Danantara Siapkan PT Danantara Sumberdaya Indonesia Jadi BUMN Baru Atur Ekspor SDA


Rabu, 20 Mei 2026 / 15:14 WIB
Danantara Siapkan PT Danantara Sumberdaya Indonesia Jadi BUMN Baru Atur Ekspor SDA
ILUSTRASI. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani di Jakarta, Kamis (23/4/2026). (KONTAN/Nurtiandriyani Simamora )


Reporter: Hervin Jumar | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. CEO Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani mengungkapkan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) disiapkan untuk bertransformasi menjadi badan usaha milik negara (BUMN) di tengah fase awal pembentukan entitas tersebut.

Rosan menyebut, penguatan peran perusahaan ini diarahkan untuk memperbaiki berbagai distorsi dalam mekanisme perdagangan ekspor komoditas sumber daya alam (SDA), terutama terkait dinamika penetapan harga yang dinilai masih menyisakan ketidaksesuaian dengan kondisi pasar.

Ia menegaskan, keberadaan Danantara Sumberdaya Indonesia ditujukan untuk menata ulang sistem perdagangan ekspor agar lebih transparan dan selaras dengan referensi harga global.

Baca Juga: Perusahaan UEA, Mubadala Energy Siap Bantu Indonesia Kejar Target 1 Juta Barel

“Pada dasarnya ini masih masa awal, tapi memang arahnya akan menjadi BUMN,” kata Rosan dalam konferensi pers tentang Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) Tahun Anggaran 2027 di Gedung Parlemen, Rabu (20/5/2026). 

Menurutnya, pembenahan diperlukan untuk merespons berbagai persoalan dalam tata niaga ekspor, termasuk perbedaan harga yang terjadi dalam praktik perdagangan komoditas strategis.

“Yang terjadi sekarang ini ada berbagai dinamika dalam proses perdagangan, termasuk soal harga yang kita lihat perlu disesuaikan dengan kondisi pasar yang sebenarnya,” katanya.

Rosan menambahkan, DSI diharapkan menjadi instrumen baru untuk memperkuat transparansi sekaligus memperbaiki kualitas tata kelola ekspor nasional sejak tahap awal implementasi.

Diketahui sebelumnya, pada dokumen pengesahan, perusahaan tersebut masih berstatus perseroan tertutup, tetapi dirancang untuk memperkuat kontrol negara atas ekspor komoditas strategis yang selama ini menyumbang porsi besar terhadap penerimaan nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×