kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Darya-Varia (DVLA) Gandeng Kemenperin Kembangkan Wirausaha Halal


Rabu, 12 Agustus 2026 / 15:34 WIB
Darya-Varia (DVLA) Gandeng Kemenperin Kembangkan Wirausaha Halal
ILUSTRASI. Laboratoria Darya-Varia (DOK/darya-varia.com)


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTANCO.ID - JAKARTA. PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA) memperluas program pengembangan wirausaha halal melalui Halalpreneur 2026. Tahun ini, perusahaan farmasi tersebut menggandeng pendidikan vokasi di bawah Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk mendorong keterlibatan mahasiswa dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam pengembangan bisnis halal.

Kolaborasi dilakukan bersama Politeknik APP Jakarta dan Politeknik STTT Bandung. Program tersebut mencakup pelatihan kewirausahaan halal, pendampingan UMKM, hingga pameran produk hasil pengembangan mahasiswa dan UMKM binaan.

Legal & Corporate Affairs Division Head sekaligus Corporate Secretary Darya-Varia Widya Olivia Tobing mengatakan, Halalpreneur telah memasuki tahun kelima dan berkembang menjadi wadah kolaborasi antara dunia industri, pendidikan vokasi, dan UMKM.

Baca Juga: Strategi WEHA Tingkatkan Kinerja hingga Akhir Tahun 2026

"Memasuki tahun kelima penyelenggaraan Halalpreneur, kami melihat program ini telah berkembang menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan industri, pendidikan vokasi, dan UMKM untuk membangun ekosistem halal yang lebih kuat," ujar Widya dalam keterangannya, Rabu (12/8/2026).

Menurut dia, pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan komunitas menjadi bagian dari kontribusi perusahaan kepada masyarakat. Program ini juga diarahkan untuk membekali generasi muda dengan kemampuan kewirausahaan yang relevan dengan kebutuhan industri.

Direktur Politeknik APP Jakarta A.R. Arie Wicaksono menambahkan, kolaborasi dengan perguruan tinggi vokasi dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan UMKM sekaligus memperkuat keterhubungan antara pendidikan dan dunia usaha.

"Kegiatan Halalpreneur yang memasuki tahun ke-5 semakin meneguhkan semangat kami untuk berkolaborasi dan memberikan nilai tambah bagi UMKM yang berkelanjutan," kata Arie.

Adapun rangkaian Halalpreneur 2026 meliputi seminar, workshop, pendampingan, dan showcase produk halal. Mahasiswa juga dilibatkan dalam pendampingan UMKM sebagai mitra riset dan inkubator bisnis.

Darya-Varia berharap program tersebut dapat melahirkan pelaku usaha halal baru sekaligus memperkuat daya saing industri kreatif halal di Indonesia.

Baca Juga: Pertamina Bangun PLTS 4 kWp Melalui Program Pasar Energi Berdikari di Kota Serang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×