kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

DEN berharap energi tak lagi jadi komoditas jualan


Senin, 10 Agustus 2015 / 14:24 WIB
DEN berharap energi tak lagi jadi komoditas jualan


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Dewan Energi Nasional (DEN) berharap sektor energi tidak lagi menjadi komoditas yang dijual. DEN berpendapat sektor energi harus diolah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Tadi disepakati bahwa energi tidak lagi dijual menjadi komoditas, namun harus diolah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi," ujar Menteri Perindustrian Saleh Husin usai Sidang Anggota DEN di Kantor Kementerian Perindustrian, Senin (10/8).

Sidang DEN ini dihadiri Ketua Harian DEN sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said dan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.

Menurut Saleh, energi dibutuhkan untuk industri agar bisa melakukan produksi. "Energi bakal memberikan nilai tambah lebih bila diolah industri, ketimbang dijual langsung sebagai komoditas," ujar Saleh.

Ia mengatakan, kendala yang dihadapi sektor industri saat ini adalah pasokan energi yang belum optimal dan harga energi yang masih mahal. "Misalkan di industri keramik, harga gas alam sebagai bahan bakar produksi masih mahal, pasokannya juga belum optimal," ujar Saleh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×