kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.522   22,00   0,13%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Deretan kopi lokal yang bersertifikat IG


Kamis, 24 November 2016 / 21:21 WIB


Reporter: Klaudia Rani | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Meski memiliki kualitas ekspor, belum semua kopi nusantara mendapat sertifikat indikasi geografis (IG) yang menandai karakteristik biji kopi ketika diekspor. Dengan adanya IG, kopi nusantara akan memiliki identitas sehingga tidak akan diklaim baik di lingkungan domestik maupun luar negeri.

Marketing Manager PT. Taman Delta Indonesia, Moelyono Soesilo mengatakan, hingga kini sudah ada sekitar tujuh kopi daerah yang telah mendapat sertifikat IG, yakni Kopi Gayo, Kopi Jawa Barat, Kopi Jawa Tengah, Kopi Jawa Timur, Kopi Toraja, Kopi Bali, dan Kopi Flores Bajawa.

“Kalau IG itu berasal dari asal kopi itu sendiri. Jadi semisal kopi Bali Kintamani, asal kopi itu harus benar-benar menunjukkan di daerah Kintamani itu sendiri,” katanya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, sertifikat IG tidak memiliki masa berlaku. Ada beberapa hal yang harus dilakukan agar kopi daerah mendapat sertifikat IG. Hal utama, katanya adalah kebersamaan para petani kopi daerah.

“Kadang-kadang kan petani di sini (Kintamani, red) kurang. Padahal IG itu kan kebersamaannya itu yang utama,” ujarnya.

Lebih lanjut Moelyono menegaskan, petani daerah semestinya tidak saling bersaing dalam membudidayakan kopi daerah. Sebaliknya, mereka perlu bersama-sama membuat standar kopi Kintamani yang bagus.

Sekadar informasi, Kopi Bali Kintamani telah menjadi salah satu komoditas yang memperoleh sertifikat IG sejak tahun 2008. “IG sudah terbentuk, sekarang tinggal gimana caranya kita meningkatkan mutu dari kopi itu sendiri,” ungkapnya. (Klaudia Molasiarani)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×