kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Dialog sosial bisa perbaiki citra CPO RI di Eropa


Selasa, 19 September 2017 / 19:11 WIB
Dialog sosial bisa perbaiki citra CPO RI di Eropa


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Dialog sosial yang akan dilakukan oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) dengan serikat buruh dinilai dapat perbaiki citra industri sawit Indonesia. Selama ini banyak isu terkait pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dalam ketenagakerjaan industri sawit.

"HR forum yang dilakukan Gapki sudah baik, hal itu bisa dijual ke pasar Eropa," ujar Amalia Falah Alam, Perwakilan Serikat Buruh Belanda (CNV Internationaal) di Indonesia, Selasa (19/9).

Amalia bilang dialog sosial merupakan hal penting terkait kebebasan berserikat. Hal tersebut juga diakui dapat memperbaiki kondisi kerja di sektor kelapa sawit. Perbaikan kondisi kerja juga akan mendorong kualitas kerja serta citra industri tersebut.

Saat ini masih banyak isu terkait ketenagakerjaan pada industri sawit. Di antaranya adalah isu keselamatan kerja, isu pegawai kontrak, isu pekerja di bawah umur, dan isu kebebasan berserikat.

Hak tersebut muncul akibat kurang pengawasan dan pendidikan dari perusahaan. Sering kali pegawai yang seharusnya mengenakan alat perlindungan diri (APD) malah tidak menggunakannya.

Akhirnya dapat berdampak fatal apabila terdapat kecelakaan kerja mengingat pekerja industri sawit bekerja di perkebunan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×