kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Digital Avatar, perangkat iklan baru


Minggu, 16 Agustus 2015 / 11:47 WIB
Digital Avatar, perangkat iklan baru


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Ada teknologi baru untuk memasarkan produk kepada konsumen. Kali ini, PT Vatar Media Raya meluncurkan produk bernama digital avatar atau DAV yakni sebuah perangkat berbentuk platform digital yang memberikan informasi secara audio visual. Gambarannya, DAV ini seperti mini televisi yang terpasang pada rak-rak produk di minimarket.

Peter Shearer, Co-Founder dan CEO DAV mengatakan, pihaknya menawarkan kerjasama kepada produsen yang ingin memasarkan produk melalui DAV. Produsen cukup merogoh US$ 15 untuk per produk per bulan untuk menyewa perangkat DAV. “Saat ini, kami sudah bekerjasama dengan lima produsen untuk pemasaran produk melalui DAV,” katanya, akhir pekan.

Tahap awal, PT Vatar Media Raya berkerjasama dengan Grup Alfamart untuk memasang DAV. Layanan iklan digital ini baru terpasang di minimarket seperti Alfamart, Alfamidi dan Lawson. Artinya, produsen baru dapat memasarkan produknya melalui gerai-gerai Grup Alfamart. “Sudah ada 110 gerai Grup Alfamart yang terpasang DAV,” tambahnya.

Jumlah 110 gerai tersebut terdiri dari 100 gerai Alfamart, 5 gerai Alfamidi dam 5 gerai Lawson di wilayah Jakarta Barat. Ada 4 perangkat DAV yang terpasang dari setiap gerai minimarket. Peter menambahkan, pihaknya membidik akan memasang 2.000 perangkat DAV pada akhir tahun 2015 di gerai-gerai minimarket Grup Alfamart tersebut.

Peter menjelaskan, pihaknya merancang perangkat DAV selama 1 tahun dengan anggota 20 orang. Produk digital hasil karya anak bangsa yang memakan biaya investasi sekitar miliaran rupiah. DAV sendiri sudah tercatat lisensinya di Indonesia dan di Singapura. Ke depan, perusahaan ingin memasarkan produk ke berbagai negara.

Informasi saja DAV adalah perusahaan media placement global berbasis digital dengan menggunakan teknologi audio visual interaktif pertama yang membantuk sebuah brand dalam mengkomunikasikan serta menghubungkan produk dengan konsumen mereka secara personal. DAV sudah operasional di 3 lokasi, yaitu Jakarta, Singapura dan Silicon Valley.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×