kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.564   166,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Dirut Star Energy Hendra Tan: Tahun depan investasi US$ 40 juta tambah 15 MW di Salak


Senin, 19 Agustus 2019 / 17:58 WIB
Dirut Star Energy Hendra Tan: Tahun depan investasi US$ 40 juta tambah 15 MW di Salak
ILUSTRASI. CEO Star Energy Hendra Soetjipto Tan


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Usai mengakuisisi pembangkit listrik tenaga panasbumi (PLTP) Darajat dan Salak berkapasitas 648 Megawatt (MW) pada 2017 yang lalu, PT Star Energy tengah mengoptimalkan sumber daya dari PLTP Salak, Jawa Barat.

Chief Executive Officer Star Energy Geothermal, Hendra Soetjipto Tan menjelaskan kini Star Energy sedang mengembangkan potensi untuk beberapa wilayah seperti Salak. Ia bilang di wilayah kerja Salak mereka bisa menambah kapasitas sebesar 15 MW.

Baca Juga: Dirut Star Energy Hendra Tan: Kami akan punya PLTP 1.200 MW, terbesar di dunia

Sembari mengoptimalkan aset dari hasil akuisisi itu, perusahaan juga berencana menambah kapasitas di Wayang Windu. “Kami sedang melihat berapa besar potensi sumber daya di Wayang Windu dan untuk wilayah Salak sekitar 15 MW,” ungkapnya pada Kontan, Senin (19/8).

Ia menargetkan penambahan kapasitas sebesar 15 MW di Salak ini bisa terealisasi pada dua tahun mendatang. Untuk dananya, anak usaha dari PT Barito Pacific Tbk (BRPT) ini membutuhkan investasi sebanyak US$ 40 juta.

Saat ini PLTP Salak memiliki kapasitas 377 MW dan Wayang Windu sebanyak 227 MW.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×