kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ditjen Peternakan minta pendataan ternak sapi


Jumat, 17 Februari 2017 / 21:33 WIB
Ditjen Peternakan minta pendataan ternak sapi


Reporter: Elisabeth Adventa | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kemtan) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) menghimbau para pelaku usaha dan peternak melakukan pencatatan dan kegiatan evaluasi. Hal Ini penting sebagai data untuk mengetahui peningkatan populasi sapi dan kerbau nasional.

"Pencatatan dan kegiatan evaluasi yang baik pada sub-sektor peternakan memegang peranan penting, terutama untuk mengetahui jumlah akurat populasi sapi dan kerbau di Indonesia," kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kemtan, I Ketut Diarmita pada Simposium Nasional Peternakan 2017, Kamis (16/2).

Menurut Ketut, profil peternak sapi dan kerbau di Indonesia, berdasarkan data hasil Sensus Pertanian 2013, yakni sebanyak 5.114.921 rumah tangga pemelihara sapi potong. Dan jumlah ternak yang dipelihara sebanyak 12.417.202 ekor.

“Dengan kata lain, rata-rata setiap rumah tangga hanya memelihara 2-3 ekor saja," paparnya.

Sedangkan jumlah perusahaan sapi potong sebanyak 142 perusahaan dan hewan ternaknya 203.729 ekor. Rata-rata satu perusahaan memelihara 1.435 ekor. Kondisi yang sama terjadi juga pada sapi perah dan kerbau di Indonesia.

Lanjut Ketut, pemerintah saat ini berkeinginan mendorong industri peternakan sapi dan kerbau lebih ke arah hulu, yakni ke arah pembibitan dan pengembangbiakan.

"Untuk itu, pemerintah akan memperkuat aspek perbenihan dan pembibitan melalui keberadaan Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari dan Balai Inseminasi Buatan Lembang, serta delapan Balai Perbibitan ternak untuk menghasilkan benih dan bibit unggul berkualitas," kata Ketut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×