Reporter: Vina Elvira | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - CIMAHI. PT Chitose Internasional Tbk (CINT) menilik peluang pertumbuhan 2026 dari segmen rumah sakit dan alat kesehatan (alkes). Langkah ini menjadi salah satu strategu perusahaan dalam mendorong diversifikasi produk.
Direktur Chitose International, Susanto mengungkapkan pihaknya melihat segmen kesehatan sebagai pasar yang menjanjikan, seiring kebutuhan fasilitas kesehatan yang masih besar di Indonesia serta program revitalisasi rumah sakit yang terus berjalan.
“Dari segmen kesehatan, kebutuhan fasilitas kesehatan masih sangat besar dan belum sepenuhnya sebanding dengan jumlah penduduk Indonesia,” ujar Susanto, dalam agenda Paparan Publik, Rabu (22/4/2026).
Baca Juga: Mengukur Dampak Lonjakan Harga Sulfur yang Menjadi Beban Bagi Industri
Dalam mendukung pertumbuhan di segmen ini, CINT menyiapkan berbagai produk seperti tempat tidur rumah sakit dan peralatan pendukung lainnya.
Saat ini, CINT telah mampu memproduksi ranjang rumah sakit dengan berbagai spesifikasi, mulai dari manual hingga elektrik.
“CITOSE sudah bisa membuatnya, baik yang standar manual maupun sampai yang elektrik, sehingga bisa memenuhi rumah sakit dari kelas standar sampai kelas kamar VIP,” tuturnya.
Susanto mengungkap, tempat tidur rumah sakit garapan CINT juga telah memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 50% dan sudah masuk dalam e-katalog pemerintah.
Baca Juga: Harga Bahan Baku Melonjak, Chitose International (CINT) Siapkan Strategi Ini!
Dengan demikian, pihaknya cukup optimistis segmen rumah sakit ini memiliki potensi pendapatan yang cukup besar ke depannya. Untuk tahun ini, CINT membidik penjualan produk tempat tidur rumah sakit sekitar Rp 13 miliar.
Selain itu, perseroan juga mengembangkan produk kesehatan lainnya melalui lini airmate, C-Pro. Produk ini tidak hanya dipasarkan di Indonesia melainkan sudah berhasil di ekspor ke Jepang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













