kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.202   17,00   0,09%
  • IDX 5.282   16,18   0,31%
  • KOMPAS100 686   3,41   0,50%
  • LQ45 539   6,45   1,21%
  • ISSI 177   -2,03   -1,14%
  • IDX30 303   3,34   1,12%
  • IDXHIDIV20 406   6,22   1,56%
  • IDX80 79   0,40   0,52%
  • IDXV30 112   0,64   0,58%
  • IDXQ30 102   1,33   1,33%

Divestasi Freeport tak akan ubah operator tambang


Kamis, 12 Juli 2018 / 08:40 WIB
ILUSTRASI. Simulator Alat Berat di Tambang Emas Freeport


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan akuisisi 51% saham divestasi PT Freeport Indonesia (PTFI) tidak akan mempengaruhi pengelolaan tambang tembaga dan emas di Papua tersebut.

Kementerian BUMN juga memastikan tidak akan ada joint venture baru dalam pengelolaan lahan tambang PTFI.Pengelolaan tambang tetap dilakukan oleh PTFI, yang merupakan joint venture antara konsorsium PT Inalum dengan Freeport-McMoRan (FCX).

"PTFI akan jadi joint venture antara Inalum dan FCX," ujar Fajar Harry Sampurno, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN usai rapat dengan Komisi VI DPR, Rabu (11/7).

Meski tidak berpengaruh terhadap operator pertambangan, divestasi saham PTFI akan berpengaruh pada posisi direksi perusahaan. Komposisi direksi dalam PTFI akan berubah seperti komposisi pemilikan saham.

Saat ini, Inalum berniat membeli 51% saham divestasi PTFI. Pemerintah menyatakan, pelaksaan akuisisi saham divestasi PTFI tersebut juga akan melibatkan pemerintah daerah.

"Nanti diatur sedemikian rupa sehingga efektif pemerintah kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mempunyai 10% PTFI," terang Fajar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×