kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

DJKA Siapkan Rehabilitasi Jalur KA Terdampak Banjir–Longsor, Proses Bergantung Cuaca


Minggu, 30 November 2025 / 16:03 WIB
DJKA Siapkan Rehabilitasi Jalur KA Terdampak Banjir–Longsor, Proses Bergantung Cuaca
ILUSTRASI. Personel Brimob Polda Sumut bersiap menembus jalur terputus akibat longsor di Tapanuli Tengah, saat dua unit SAR dikerahkan untuk percepatan penanganan bencana, Selasa (25/11/2025). Pinterest/Tadashi Kumaga DJKA menyatakan kesiapan melakukan rehabilitasi sejumlah jalur kereta api yang terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar.


Reporter: Leni Wandira | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) menyatakan kesiapan melakukan rehabilitasi sejumlah jalur kereta api yang terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Namun, proses perbaikan masih sangat bergantung pada kondisi cuaca yang hingga saat ini belum stabil.

Direktur Jenderal Perkeretaapian, Allan Tandiono, menyampaikan bahwa bencana yang terjadi dalam beberapa hari terakhir telah mengganggu sejumlah titik layanan perkeretaapian di kawasan tersebut. 

Baca Juga: Hemat dan Ramah Lingkungan: SPBG Ngagel PGN Pilihan Utama Pengguna BBG

“Saya mewakili Direktorat Jenderal Perkeretaapian menyampaikan duka mendalam atas bencana menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Semoga warga yang terdampak diberi kekuatan dan ketabahan,” ujar Allan dalam keterangannya dikutip Minggu (30/11).

DJKA memastikan timnya terus memantau titik rawan banjir dan longsor. Allan menegaskan bahwa keselamatan personel di lapangan menjadi prioritas utama sebelum keputusan melanjutkan pekerjaan pemulihan diambil.

Sejumlah ruas yang terdampak meliputi: 

  • Stasiun Muara Satu – Krueng Geukueh – Bungkaih – Krueng Mane
  • Krueng Mane – Gerugok – Kutablang
  • Bandar Tinggi – Kuala Tanjung
  • Medan – Binjai
  • Beberapa ruas di Kota Pariaman

Beberapa jalur dilaporkan mengalami longsor cukup parah, sementara ruas di Pariaman sempat terendam banjir. 

"Kami terus mengupayakan komunikasi dengan teman-teman di lokasi untuk memastikan keamanan mereka sebelum memutuskan untuk melanjutkan proses rehabilitasi,” kata Allan.

Dalam tahap penanganan awal, DJKA bersama pemangku kepentingan terkait telah mengerahkan alat berat serta material rel bekas untuk memperkuat lokasi dan meminimalisir dampak lanjutan. Meski demikian, sejumlah titik masih harus menunggu cuaca lebih kondusif sebelum masuk tahap rehabilitasi penuh.

Gangguan layanan kereta api di beberapa wilayah tak terhindarkan. DJKA menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak dan berharap proses pemulihan dapat segera dilakukan begitu kondisi memungkinkan.

“Kami sampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya layanan kereta api semoga segera dapat kami lakukan rehabilitasi sehingga kereta api dapat kembali dioperasikan,” tutup Allan.

Baca Juga: ESDM Ungkap Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Longsor di Sumatra

Selanjutnya: Driver Lounge inDrive Hadir di Medan: Tingkatkan Loyalitas Pengemudi

Menarik Dibaca: Resep Donat Mochi Super Chewy dan Lumer yang Anti Gagal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×