Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - SURABAYA. Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Ngagel milik PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus menjadi pusat layanan BBG di Surabaya. Melalui layanan beyond pipeline berupa Compressed Natural Gas (CNG), fasilitas ini menyediakan dua produk utama, GasKu untuk transportasi dan GasLink untuk segmen ritel.
Dioperasikan oleh PT Gagas Energi Indonesia, SPBG Ngagel memiliki kapasitas 4.000–4.500 Liter Setara Premium (LSP). Setiap hari, 400–450 kendaraan mengisi BBG di lokasi ini, mulai dari mobil pribadi hingga taksi konvensional dan daring.
Baca Juga: Dukung Gas Terbarukan, PGN (PGAS) Mulai Bangun Titik Injeksi Biomethane di Sumsel
Ahmad Yanto, pengguna BBG selama lima bulan, mengaku penggunaan BBG membuat biaya operasional lebih efisien. Ia mengenal BBG dari komunitas Mobil Gas (Komagas) Surabaya Raya dan kini menjadi anggota.
“Satu tabung BBG Rp 45.000 bisa dipakai 100–120 km. Hemat dan kualitasnya bagus. Harapannya titik pengisian BBG di Surabaya makin banyak,” ujarnya di Surabaya, Sabtu (29/11/2025).
Baca Juga: PGN Ungkap Target 1 Juta Sambungan Jargas Dapat Berjalan Optimal, Ini Alasannya
Harga GasKu saat ini Rp 4.500 per 1 LSP. Selain lebih murah, emisi karbon BBG tercatat 25–35% lebih rendah dibanding BBM konvensional.
Sales Area Head Surabaya PGN Gagas, Dedy Adhariadi menambahkan, pihaknya terus meningkatkan kenyamanan dan kualitas layanan di SPBG Ngagel.
“Kami terus mengoptimalkan layanan di SPBG Ngagel agar pelanggan setia maupun pelanggan baru semakin nyaman selama menggunakan GasKu,” tuturnya.
Baca Juga: Genjot Pemanfaatan CNG, PGN Salurkan 10,85 BBTUD CNG per September 2025
Selanjutnya: Pengelola Dana Norwegia Minta Microsoft Buat Laporan Risiko di Negara Pelanggar HAM
Menarik Dibaca: Resep Donat Mochi Super Chewy dan Lumer yang Anti Gagal
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













