kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45725,83   16,46   2.32%
  • EMAS914.000 0,11%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Dongkrak kinerja tahun ini, begini strategi Astra Otoparts (AUTO)


Minggu, 01 Maret 2020 / 14:57 WIB
Dongkrak kinerja tahun ini, begini strategi Astra Otoparts (AUTO)
ILUSTRASI. Publik expose Astra Otoparts

Reporter: Agung Hidayat | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski penjualan otomotif cenderung stagnan, namun produsen onderdil PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) tetap berupaya menggenjot bisnisnya baik di segmen roda empat maupun roda dua. Wanny Wijaya, Direktur PT Astra Otoparts Tbk mengatakan kedua segmen tersebut memberikan kontribusi yang besar bagi bisnis perusahaan.

Di tahun 2019 lalu, porsi penjualan ke segmen roda empat menyumbang 57% dari total pendapatan bersih perseroan sedangkan roda dua sekitar 38%. "Kami akan terus mengusahakan peningkatan penjualan di kedua segmen tersebut," ujar Wanny kepada Kontan.co.id, Jumat (28/2).

Berbagai upaya dilakukan untuk mendorong kinerja di tahun 2020 ini yakni dengan memperbesar bisnis penjualan komponen di pasar suku cadang pengganti (REM - Replacement Market) baik untuk pasar domestik maupun pasar ekspor.

Baca Juga: Kejar Pertumbuhan di Atas Industri, Begini Strategi Astra Otoparts (AUTO)

Selain itu kata Wanny, AUTO juga memperkuat posisi sebagai pemasok pabrikan otomotif pilihan melalui penciptaan produk-produk kompetitif, serta menjalin kedekatan hubungan dengan pelanggan serta berupaya menambah portofolio pelanggan baru.

"Serta secara berkelanjutan mengupayakan peningkatan efisiensi dan produktivitas dengan tujuan menjadi the lowest cost component producer," katanya. 

Untuk merealisasikan upaya tersebut, perusahaan akan menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp 500 miliar hingga Rp 1 triliun di tahun ini.

Capex tersebut akan digunakan untuk modal persiapan berbagai produksi komponen otomotif model baru, keperluan otomasi, hingga restore capacity. Saat ini AUTO tengah mengimplementasikan otomasi untuk meningkatkan produktivitas sejalan dengan arahan pemerintah. 

Mengenai wabah virus corona, menurut manajemen jika pertumbuhan ekonomi Indonesia terdampak, maka AUTO sebagai pemain di industri komponen otomotif di Indonesia juga bisa saja terdampak sama halnya dengan berbagai industri lainnya di Indonesia.

Baca Juga: Astra Otoparts (AUTO) yakin bisa mencetak pertumbuhan di atas industri

Namun Wanny menegaskan untuk efek supply chain yang disebabkan oleh penyebaran virus tersebut. "Kami saat ini sudah mendata seluruh supply chain kami. Maka jika ada supply chain kami yang terdampak oleh penyebaran virus tersebut, kami sudah melakukan mitigasi untuk hal tersebut dengan berbagai cara," sebutnya.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×