kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Dorong Ekosistem Startup Energi dan Lingkungan, Begini Langkah UD Impact


Kamis, 13 November 2025 / 21:51 WIB
Dorong Ekosistem Startup Energi dan Lingkungan, Begini Langkah UD Impact
ILUSTRASI. Group of businesspeople in team brainstorm meeting discussion on ESG (Environmental, social, corporate governance) organization planning.


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Dorongan menuju ekonomi hijau menjadikan sektor lingkungan dan energi terbarukan di Indonesia semakin menarik bagi pelaku industri dan inovator muda.

Seiring meningkatnya kebutuhan solusi berkelanjutan, kolaborasi antara dunia usaha, akademisi, dan komunitas teknologi menjadi kunci untuk melahirkan ide-ide baru yang bisa diterapkan secara nyata di pasar.

Maka, perusahaan solusi environmental, social and governance (ESG) berbasis dampak, UD Impact menggelar Maju On Hackathon 2025. Kegoatan ini merupakan bagian dari program MAJU:ON, inisiatif kewirausahaan muda di bidang lingkungan dan energi yang dijalankan bersama SK Innovation E&S.

Program ini menggandeng delapan universitas di Indonesia. Seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sebelas Maret (UNS), Telkom University, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan Primakara University.

Baca Juga: Adopsi AI Indonesia Melonjak, Pendapatan Aplikasi dengan Fitur AI Melesat 127%

Melalui pelatihan, pendampingan, hingga koneksi investasi, MAJU:ON bertujuan menumbuhkan generasi wirausahawan yang berorientasi pada keberlanjutan.

Lebih dari 100 peserta dari berbagai daerah berpartisipasi.  Dalam hasil akhir, timMycomarinedari Universitas Gadjah Mada terpilih sebagai pemenang kategori Student Track berkat inovasi kemasan ramah lingkungan berbahan dasar miselium jamur.

CEO UD Impact, Kim Jeongheon menyebut hackathon bukan hanya ajang kompetisi, tapi ruang pembelajaran bagi mahasiswa dan wirausaha muda untuk mengasah keterampilan berbasis solusi nyata.

"Kolaborasi dengan mitra lokal akan dilanjutkan dalam bentuk program akselerasi dan pendanaan lanjutan," katanya, dalam rilis ke Kontan.co.id, Kamis (13/11). .

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×