kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Dua aturan tenaga listrik akan disederhanakan lagi


Senin, 29 Januari 2018 / 12:50 WIB
Dua aturan tenaga listrik akan disederhanakan lagi
ILUSTRASI. Pembangkit Listrik Tenaga Surya


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali akan melakukan penyederhanaan aturan melalui pemangkasan aturan berkenaan dengan ketenagalistrikan.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Andy Noorsaman Sommeng mengatakan, akan ada empat Peraturan Menteri (Permen) yang akan dilebur menjadi dua peraturan saja. Namun, aturan yang dilebur itu bukan berkenaan dengan aturan tarif maupun investasi.

"Ada dua Permen lagi (yang akan diterbitkan). Itu masing-masing dua akan menjadi satu," ujarnya di Kantor Dirjen Ketenagalistrikan, Senin (29/1).

Ia bilang, Permen yang pertama berkaitan dengan sertifikasi. Dan kedua, berkaitan dengan keselamatan kerja. Setelah Permen ini ditandatangani oleh Menteri ESSM, Ignasius Jonan, maka ketentuannya akan langsung berlaku.

Ketua Asosiasi Perusahaan Pengembang Listrik Tenaga Air (APPLTA), Riza Husni mengatakan, penyederhanaan aturan yang dilakukan belum memuaskan bagi pengembang listrik. Pasalnya, tidak berkenaan dengan aturan berinvestasi.

Maka dari itu, pihaknya saat ini bersama Kamar Dagang Indonesia (KADIN), Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) bersama Asosiasi EBT diwakili APPLTA dan AESI mengadu ke Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla untuk menyampaikan rekomendasi perubahan aturan EBT.

"Ini menindak lanjuti pertemuan Desember lalu. Kami berdoa inshaAlloh Pak Wapres (Jusuf Kalla) bisa membujuk Menteri ESDM Ignasius Jonan memperbaiki aturan yang ada," kata Riza.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×