kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Dua Investor Alas Kaki Siap Masuk Indonesia


Jumat, 21 Mei 2010 / 07:30 WIB


Reporter: Herlina KD |

JAKARTA. Relokasi industri sepatu dari China dan Taiwan pada tahun ini nampaknya akan lebih meramaikan industri alas kaki di tanah air. Setelah tiga investor besar membenamkan investasinya di sektor sepatu dan kulit, kini bertambah dua investor lagi yang sudah siap menanamkan investasinya di Indonesia.

Ketua Umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (Asprisindo) Eddy Widjanarko mengatakan, setelah tiga investor di menanamkan investasinya di wilayah Banten, kini ada dua investor sepatu asal Taiwan yang berniat menanamkan investasinya di Surabaya. Salah satunya adalah Nankang Group dari Taiwan.

Eddy mengungkapkan, Nankang berencana membangun pabrik sepatu dengan kapasitas 1 juta pasang per bulan atau sekitar 12 juta pasang per tahun. "Potensi investasinya sekitar US$ 40 juta," kata Eddy Kamis (20/5).

Ia menambahkan, selain Nankang, satu lagi investor asal Taiwan yang telah bersiap memproduksi sepatu di Indonesia memiliki kapasitas produksi sebesar 120.000 pasang sepatu per bulan. Sayangnya Eddy tidak mau membeberkan lebih lanjut identitas investor ini.

Menurut Eddy, kemungkinan pabrik sepatu milik Nankang Group akan mulai beroperasi September tahun ini. Namun ia optimis, Indonesia masih akan dilirik oleh investor Taiwan dan China untuk merelokasi pabrik sepatunya. "Tahun ini potensi relokasi pabrik sepatu baru sekitar 10 pabrik," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×