kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Duh! Penurunan penjualan mobil di Indonesia terburuk di ASEAN


Senin, 05 Oktober 2020 / 08:44 WIB
Duh! Penurunan penjualan mobil di Indonesia terburuk di ASEAN
ILUSTRASI. Sektor otomotif menjadi salah satu sektor yang terkena dampak pandemi virus corona (Covid-19). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sektor otomotif menjadi salah satu sektor yang terkena dampak pandemi virus corona (Covid-19). Lihat saja bagaimana kinerja sektor ini di regional ASEAN. Penjualan mobil di Indonesia mengalami penurunan hingga 51,1% dari tahun sebelumnya. Torehan tersebut berdasarkan pencapaian sepanjang Januari - Agustus 2020 yang berhasil mencatatkan angka 323.507 unit, sebagaimana data rilisan Asean Automotive Federation (AAF). 

Kendati demikian, Indonesia masih menduduki peringkat kedua dengan kontribusi 23% dari total penjualan di ASEAN sebanyak 1.396.972 unit. Sementara penjualan di Thailand sebagai pesaing terkuat berada di angka 456.858 unit (-33,4%).

Padahal, penjualan mobil di dalam negeri pada Januari - Agustus 2019 berhasil mencapai 661.919 unit, hanya tertinggal tipis dengan Thailand yang mampu mencatatkan 685.652 unit. 

Negara ASEAN lainnya yang mengalami penekanan penjualan ialah Filipina. Sepanjang 8 bulan pertama 2020, penjualan kendaraan di sana tercatat sebanyak 123.489 unit, anjlok 47,6%. Hal serupa juga terjadi di Singapura yang hanya memasarkan sebanyak 33.467 unit, turun 47,8%.

Baca Juga: Pasar SUV Medium Masih Menderu, Produsen Kendaraan Mengadu Jagoan

Penurunan penjualan kendaraan juga terjadi di Malaysia dan Vietnam. Penjualan di kedua negara ini tercatat masing-masing sebanyak 285.045 unit dan 151.903 unit, turun masing-masing 28,4% dan 25% secara tahunan.

Brunei Darussalam menjadi satu-satunya negara ASEAN yang mencatatkan peningkan penjualan signifikan selama periode ini. Tetapi, secara volume unit masih jauh tertinggal dari yang lain. 

Baca Juga: Harga mobil bekas mulai Rp 100 jutaan, bisa dapat Toyota Avanza generasi ini

Berikut total penjualan mobil ASEAN pada Januari - Agustus 2020: 

1. Thailand: 456.858 unit (-33,4%) 
2. Indonesia: 323.507 unit (-51,1%) 
3. Malaysia: 285.045 unit (-28,4%) 
4. Vietnam: 151.903 unit (-25%) 
5. Filipina: 123.489 unit (-47,6%) 
6. Myanmar: 14.033 unit (+12,5%) 
7. Singapura: 33.467 unit (-47,8%) 
8. Brunei Darussalam: 8.670 unit (+9.3%)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penjualan Mobil di Indonesia Terpuruk di ASEAN"
Penulis : Ruly Kurniawan
Editor : Agung Kurniawan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×