kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Eastparc Hotel (EAST) belum sediakan layanan paket isolasi mandiri


Senin, 28 Juni 2021 / 20:16 WIB
ILUSTRASI. Kamar Eastparc Hotel Yogyakarta


Penulis: Venny Suryanto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Provinsi DKI Jakarta mencatatkan penambahan kasus corona terbanyak dengan jumlah 4.737 kasus. Di susul, Jawa Barat dengan penambahan Covid-19 sebanyak 2.791 kasus, lalu Jawa Tengah dengan 1.331 kasus positif corona.

Hal ini menyebabkan kapasitas atau angka hunian rumah sakit rujukan juga penuh. Penuhnya angka hunian rumah sakit rujukan untuk pasien corona membuat isolasi mandiri menjadi pilihan yang tak terelakan, apalagi bagi seseorang yang terpapar corona tanpa gejala.

Sehingga sejumlah rumah sakit swasta belakangan menangkap peluang bagi masyarakat yang terpapar corona untuk melakukan isolasi mandiri di rumah sakit, di hotel yang sudah bekerja sama dengan rumah sakit.

Namun demikian, Direktur PT Eastparc Hotel Tbk (EAST)  Wahyudi Eko Sutoro mengemukakan bahwa pihaknya belum berencana menyediakan layanan paket-paket isolasi mandiri untuk pasien Covid-19.

Baca Juga: Ini penyebab laba bersih Eastparc Hotel melonjak 86% di kuartal I-2021

“Untuk hotel Eastparc sampai dengan saat ini tidak menjual paket untuk Isolasi Mandiri,” ungkap dia kepada Kontan.co.id, Senin (28/6).

Dengan demikian, perseroan memang hanya menyediakan layanan untuk staycation package hingga Meetings, incentives, conferencing, exhibitions (MICE).

Tercatat, Laba bersih EAST kuartal 2021 melonjak tajam. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, laba bersih EAST di tiga bulan pertama 2021 mencapai Rp 1,28 miliar. Torehan tersebut tumbuh 86,6% dari kuartal I-2020 yang hanya Rp 687 juta.

Di sisi lain, pendapatan EAST turun 31,77% menjadi Rp 9,47 miliar di akhir Maret 2021. Padahal di periode yang sama tahun lalu, perusahaan masih mengantongi pemasukan sebesar Rp 13,88 miliar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×