kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Efisiensi jadi kunci Cahayaputra Asa (CAKK) poles kinerja di semester II-2019


Senin, 17 Juni 2019 / 16:12 WIB
Efisiensi jadi kunci Cahayaputra Asa (CAKK) poles kinerja di semester II-2019

Reporter: Agung Hidayat | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Lonjakan permintaan produk keramik tampaknya belum dirasakan PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk (CAKK). Untuk itu manajemen akan menggenjot lagi kinerja penjualannya di kuartal-kuartal kedepan.

Juli Berliana, Direktur PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk (CAKK) bilang saat lebaran permintaan belum menguat dikarenakan keterbatasan distribusi ke pasar. Pasca lebaran kali ini pun pasar dirasakan belum pulih dan meningkat.


"Karena untuk angkutan diperkirakan akan normal per hari ini," ujat Juli kepada Kontan.co.id, Senin (17/6). Lebih lanjut ia mengatakan, perusahaan berharap pasar akan membaik di semester kedua tahun ini.

Salah satu strategi yang bakal diterapkan ialah, CAKK akan mengurangi pos-pos biaya tertentu. Kata Juli, perseroan mengupakan meningkatkan efisiensi di produksi supaya harga produknya dapat bisa lebih bersaing lagi.

Soal keramik impor, tampaknya sudah tidak menjadi kekhawatiran bagi industri, CAKK hanya berharap pasar dapat lebih kondusif dan produsen lokal dapat memaksimalkan permintaan di tingkat nasional.

Mengulik laporan keuangan kuartal-I 2019, pendapatan CAKK tercatat Rp 83,5 miliar atau naik 46,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 56,99 miliar. Sementara beban pokok penjualan juga meningkat 49% year on year (yoy) di kuartal-I 2019 menjadi Rp 73,91 miliar.

Meski demikian laba kotor yang diperoleh masih bertumbuh 24,5%, dari Rp 7,7 miliat di triwulan pertama 2018 menjadi Rp 9,59 miliar di periode yang sama tahun ini. Namun pos beban umum dan administrasi mengalami pembengkakan, sehingga laba bersih di kuartal-I 2019 tercatat kisaran Rp 4 miliar, angka yang kurang lebih sama dengan kuartal-I 2018.

Penjualan terbesar berasal dari keramik jenis 40x40 yang menyumbang 41% dari total revenue di kuartal-I 2019. Tapi pertumbuhan penjualannya hanya 2,9% menjadi Rp 34,57 miliar di triwulan pertama tahun ini, dimana pada periode yang sama tahun lalu tercatat Rp 33,58 miliar.

Sedangkan jenis keramik 50x50 menyumbang 30% atau senilai Rp 25,08 miliar dari total revenue tiga bulan pertama 2019. Adapun pertumbuhan penjualan segmen ini ialah sebanyak 96% dimana perolehan penjualan pada triwulan pertama tahun lalu hanya Rp 12,77 miliar.




TERBARU

Close [X]
×