kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.953   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.014   130,03   2,21%
  • KOMPAS100 782   18,74   2,45%
  • LQ45 591   13,28   2,30%
  • ISSI 209   5,18   2,55%
  • IDX30 335   7,65   2,34%
  • IDXHIDIV20 411   8,49   2,11%
  • IDX80 89   2,00   2,31%
  • IDXV30 111   2,63   2,42%
  • IDXQ30 108   2,62   2,50%

Efisiensi ketat, ABMM jaga likuiditas


Selasa, 12 Mei 2020 / 04:15 WIB


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

Pada Februari tahun ini, ABM Investama mengantongi kontrak jasa pertambangan senilai Rp 7,4 triliun. Kontrak tersebut mereka dapatkan dari PT Kuansing Inti Makmur, PT Karya Cemerlang Persada, PT Bungo Bara Utama dan PT Bungo Bara Makmur (Group KIM) yang merupakan anak usaha PT Golden Energy Mines Tbk.


Sementara sebelumnya pada Desember 2019, ABM Investama memperoleh kontrak baru dari PT Binuang Mitra Bersama Blok Dua. Kontrak bernilai US$ 590,44 juta tersebut berlaku selama 10 tahun sejak diteken.


ABM Investama berharap bisa menambah kontrak jasa penambangan baru yang berdurasi seumur masa produksi tambang alias life of mine. "Kami masih mengejar satu kontrak baru tahun ini tapi karena Covid-19 mungkin akan tertunda ke akhir tahun," tutur Adrian.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×