kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.915   45,00   0,25%
  • IDX 5.665   -156,25   -2,68%
  • KOMPAS100 732   -20,31   -2,70%
  • LQ45 558   -14,54   -2,54%
  • ISSI 196   -4,85   -2,41%
  • IDX30 317   -7,87   -2,42%
  • IDXHIDIV20 392   -9,24   -2,30%
  • IDX80 83   -2,30   -2,69%
  • IDXV30 107   -1,90   -1,76%
  • IDXQ30 102   -2,43   -2,32%

Ekonomi dunia lemah, harga karet belum bisa melar


Jumat, 02 Mei 2014 / 16:45 WIB
Drama Korea Connect dibintangi Jung Hae In, inilah sinopsis hingga link nonton sub Indo dan para pemeran Connect di Disney+ Hotstar Indonesia.


Reporter: Handoyo | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Hingga kuartal awal kuartal II tahun ini, harga karet alam di pasar internasional masih belum dapat melar yakni di bawah US$ 3 per kilogram (kg). Faktor penyebabnya tidak lain karena melemahnya perekonomian dunia.

Muhammad Luthfi Menteri Perdagangan mengatakan, pertumbuhan perekonomian di China tahun ini yang terkoreksi menjadi 7,5% mengakibatkan persoalan struktural. Selain itu, persoalan politik di Thailand yang belum selesai turut memperburuk situasi perkaretan.

Seperti diketahui, Thailand merupakan salah satu anggota konsorsium produsen karet yang tergabung dalam International Tripartite Rubber Council (ITRC) dengan produksi paling tinggi dibanding negara lain seperti Indonesia dan Malaysia.

Meski demikian, Lutfi optimis tren harga karet akan kembali melambung lagi seiring dengan kenaikan harga minyak dunia. "Karet bertalian langsung dengan harga minyak, harga minyak ke depan tendensinya naik," ujar Lutfi, Jumat (2/5).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×