kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.379   77,40   1,23%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 353   2,47   0,70%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,65   0,69%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Harga turun, negara produsen karet berkumpul


Jumat, 14 Maret 2014 / 17:04 WIB
ILUSTRASI. Informasi syarat dan ketentuan program suku bunga KPR BTN 10% dengan cicilan hingga 25 tahun


Reporter: Handoyo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Harga karet terus menunjukkan pelemahan. Untuk mengantisipasi pelemahan harga lebih lanjut, pada bulan Maret ini akan diadakan pertemuan antar negara-negara produsen karet seperti Thailand, Indonesia dan Malaysia yang tergabung dalam International Tripartite Rubber Council (ITRC).

Iman Pambagyo Direktur Jenderal Kerjasama Perdagangan Internasional (KPI) Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengatakan, dalam pertemuan akan membahas ITRC dalam menjaga stabilitas harga karet. "Pertemuan special meeting membahas harga karet yang jatuh," kata Iman, Kamis (13/3).

Dalam pertemuan itu juga akan diundang juga negara produsen karet lain, seperti Vietnam dan Kamboja. Selama ini, penerapan skema pengurangan ekspor dan pelaksanaan program peremajaan pohon yang dilakukan negara anggota ITRC tidak berdampak signifikan lantaran, beberapa negara produsen karet lain tetap melakukan ekspor dengan cukup deras.

Iman bilang, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi harga karet dunia saat ini masih belum melar meski tren perekonomian dunia mulai membaik. "Vietnam mempengaruhi ITRC, dan permintaan di pasar. Industri manufaktur belum pulih," ujar Iman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×