kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.814.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 17.266   44,00   0,26%
  • IDX 7.072   -34,13   -0,48%
  • KOMPAS100 955   -6,68   -0,69%
  • LQ45 682   -4,42   -0,64%
  • ISSI 255   -2,37   -0,92%
  • IDX30 378   -0,88   -0,23%
  • IDXHIDIV20 463   -1,76   -0,38%
  • IDX80 107   -0,70   -0,65%
  • IDXV30 135   -1,18   -0,87%
  • IDXQ30 121   -0,66   -0,55%

Ekonomi lesu, penjualan BBM justru meningkat


Kamis, 22 Oktober 2015 / 18:46 WIB


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi yang melambat mengakibatkan kelesuan berbagai aktivitas perekonomian di banyak sektor. Anehnya, konsumsi bahan bakar minyak (BBM) justru naik.

Hingga kuartal III 2015, PT Pertamina mencatat adanya peningkatan konsumsi BBM oleh masyarakat. Kenaikan konsumsi BBM terjadi baik BBM subsidi maupun non subsidi.

Pada triwulan I, penjualan BBM mencapai 14,86 juta kiloliter (KL) sedangkan triwulan III mencapai 15,69 juta KL. Peningkatan juga terjadi pada penjualan produk Pertamina non BBM seperti elpiji hingga petrochemical.

"Penjualan produk non BBM Pertamina dari 3,48 juta KL di Kuartal III 2014 menjadi 3,54 juta KL pada Kuartal III 2015,” kata Direktur Pemasaran PT Pertamina Ahmad Bambang, Kamis (22/10).

Bambang memperkirakan penjualan BBM Pertamina di akhir tahun 2015 bisa mencapai 16 juta KL. “Pertumbuhan paling besar kemungkinan elpiji sampai 14%, karena kebutuhan sekarang malah naik," tutur Bambang.

Sayangnya, tren positif kenaikan penjualan BBM dan non BBM Pertamina tak berlaku bagi produk pelumas. Pertamina justru mencatatkan penurunan penjualan pelumas dari sebesar 120.000 KL di Kuartal III 2014 menjadi 100.000 KL di Kuartal III 2015.

"Pelumas fluktuatif, karena penjualan mobil dan sepeda motor baru saat ini memang sedang turun," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×