kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ekspansi Summarecon (SMRA) tak berhenti di Makasar


Kamis, 13 Desember 2018 / 18:49 WIB
Ekspansi Summarecon (SMRA) tak berhenti di Makasar
ILUSTRASI. Pameran properti Summarecon Agung


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) baru saja ekspansi ke luar Jawa dengan menyasar Makassar, Sulawesi Selatan.

Tak tanggung-tanggung, perusahaan ini akan mengembangkan 400 ha selama 10 tahun ke depan. Sebelumnya SMRA memang berfokus pada wilayah-wilayah Jabotabek untuk pengembangan kawasan hunian.

Albert Luhur, Executive Director SMRA menyampaikan perusahaan terbuka untuk ekspansi ke wilayah lain, namun dalam waktu dekat masih akan fokus di eksisting lahan yang sudah ada. Seperti diketahui, proyek Summarecon Mutiara Makassar merupakan joint venture (JV) dengan pemilik lahan yakni Mutiara Group.

“Tentu saja kami akan jajaki (ekspansi luar Jawa) tetapi kami lebih fokus untuk Jabotebek. Luar jawa menjadi potensial saat ini tetapi fokus kami tetap di Jabotabek,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Kamis (13/12).

Oleh karena itu, tahun depan perusahaan akan mengembangkan kawasan yang sudah ada saat ini. Sedangkan untuk penambahan landbank akan dilakukan namun jumlahnya tidak besar, apalagi perusahaan juga akan menggandeng pemilik lahan untuk pengembangan kawasam residensial pada tahun depan.

“Kami sekarang ini kalau landbank itu ada beberapa penambahan dan kerjasama operasi (KSO) dengan KSO itu di tahun 2019 itu ada rencana penambahan landbank, tetapi tidak semua beli karena ada beberapa tempat yang sifatnya kerjasama,” lanjutnya.

Catatan Kontan.co.id, perusahaan ini juga berencana menerbitkan obligasi senilai Rp 600 miliar untuk melunasi pokok obligasi berkelanjutan tahap I tahun 2013 dan modal kerja. Yang jelas, tahun depan Albert menyampaikan kondisi industri lebih baik dan akan berdampak pada kinerja SMRA.

“Tahun depan untuk lokasi pengembangan masih di lahan kami yang sudah ada, paling ada penambahan-penambahan seperti di Makassar. Jadi belum ada penambahan lokasi baru, kami yakin kinerja tahun depan lebih baik dari tahun ini,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×