kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 16.902   -19,00   -0,11%
  • IDX 7.302   195,28   2,75%
  • KOMPAS100 1.013   35,14   3,59%
  • LQ45 746   24,04   3,33%
  • ISSI 258   9,10   3,66%
  • IDX30 407   13,79   3,51%
  • IDXHIDIV20 510   21,50   4,40%
  • IDX80 114   3,88   3,53%
  • IDXV30 138   3,76   2,79%
  • IDXQ30 133   5,61   4,40%

Ekspor Minyak Goreng Akan Disetop, Begini Antisipasi Astra Agro Lestari (AALI)


Minggu, 24 April 2022 / 18:52 WIB
Ekspor Minyak Goreng Akan Disetop, Begini Antisipasi Astra Agro Lestari (AALI)
ILUSTRASI. Perkebunan kelapa sawit PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI).


Reporter: Dimas Andi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menyatakan akan melarang ekspor minyak goreng dan bahan bakunya mulai 28 April 2022 mendatang. Produsen sawit, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turut menanggapi rencana penerapan kebijakan tersebut.

Communication and Investor Relations Manager Astra Agro Lestari Fenny Sofyan memastikan pihaknya akan mematuhi kebijakan larangan ekspor minyak goreng dan bahan bakunya. Ini mengingat kebijakan tersebut pada dasarnya dilakukan untuk menjaga pasokan minyak goreng tetap melimpah di dalam negeri sekaligus harganya tetap murah.

Selama ini, Astra Agro menerapkan strategi penjualan yang bersifat oportunistis yang mana perusahaan ini melihat penawaran atau harga terbaik antara penjualan ekspor dan domestik. “Dengan adanya kebijakan larangan ekspor, maka kami akan mengoptimalkan strategi penjualan di pasar domestik,” ujar Fenny, Minggu (24/4).

Baca Juga: Pemerintah Membahas Tindak Lanjut Larangan Ekspor Turunan CPO dan Minyak Goreng

Ia menambahkan, walau ada perbedaan harga Crude Palm Oil (CPO) atau minyak kelapa sawit di pasar lokal dan global, selama ini strategi yang telah diterapkan Astra Agro berjalan dengan efektif baik itu penjualan domestik maupun ekspor.

Mengutip laporan tahunan Astra Agro, tahun lalu volume penjualan CPO perusahaan ini turun 13,3% (yoy) menjadi 1,30 juta ton. Di periode yang sama, penjualan produk turunan CPO Astra Agro naik 16,1% (yoy) menjadi 614.000 ton. Dalam laporan tersebut tidak disebutkan porsi penjualan CPO Astra Agro untuk pasar domestik dan ekspor. 

Namun, tercatat bahwa Astra Agro mengekspor produknya ke sejumlah negara seperti China, Korea Selatan, India, Banglades, Filipina, Pakistan, Singapura, dan Kenya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×