Sumber: Kompas.com | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja ekspor PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) sepanjang 2025 mencetak rekor tertinggi dalam lima tahun terakhir.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), ekspor mobil Toyota secara utuh (CBU) mencapai 298.457 unit pada periode Januari–Desember 2025. Angka tersebut naik 8 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang sebanyak 276.089 unit.
Capaian ini sekaligus mendekati level 300.000 unit. Dalam lima tahun terakhir, Toyota Indonesia juga berkontribusi sekitar 60 persen terhadap total ekspor CBU nasional.
Baca Juga: Toyota New Veloz Hybrid Tawarkan Jaminan Resale Value 70% pada Tahun Ketiga
Secara keseluruhan, ekspor kendaraan nasional pada 2025 mencapai 518.212 unit, melanjutkan tren pertumbuhan positif industri otomotif dalam beberapa tahun terakhir.
Apabila ditarik lebih panjang, sejak memulai ekspor pada 1987 hingga akhir 2025, Toyota Indonesia telah mengirimkan 3.151.794 unit kendaraan ke lebih dari 100 negara di Asia, Amerika Selatan, Afrika, Timur Tengah, Australia, hingga Oseania.
Presiden Direktur PT TMMIN Nandi Julyanto mengatakan, pencapaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak serta kuatnya ekosistem industri otomotif nasional.
"Prestasi ini dapat kami capai berkat dukungan Pemerintah Indonesia, masyarakat, stakeholder, serta peran rantai pasok industri otomotif nasional yang kuat dari hulu dan hilir," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (26/2/2026).
"Kami meyakini peningkatan ekspor produk otomotif sepanjang 2025, dari kendaraan ICE maupun elektrifikasi, dapat memperkuat fondasi industri otomotif Indonesia serta menambah kontribusi bagi neraca dagang nasional," lanjut Nandi.
Baca Juga: Mahindra Scorpio vs Isuzu D-Max, Adu Tangguh Pikap Kabin Ganda
Dari sisi model, segmen SUV menjadi tulang punggung dengan total ekspor 139.552 unit, yang berasal dari Fortuner, Rush, Raize, dan Yaris Cross. Kontributor berikutnya adalah segmen MPV seperti Kijang Innova Zenix, Avanza, dan Veloz dengan volume 81.905 unit.
Sementara itu, Agya dari segmen hatchback mencatatkan ekspor 33.675 unit. Adapun kendaraan niaga ringan Town Ace dan Lite Ace berkontribusi 20.457 unit.
Baca Juga: Bos Agrinas Klaim Impor 105.000 Pikap dari India Hemat Rp 46,5 Triliun
Kinerja positif juga terlihat pada kendaraan elektrifikasi. Sepanjang 2025, ekspor model hybrid mencapai 22.868 unit, meningkat 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 18.553 unit.
Rinciannya, Kijang Innova Zenix Hybrid menyumbang 13.343 unit dan Yaris Cross Hybrid sebanyak 9.525 unit.
Wakil Presiden Direktur PT TMMIN Bob Azam menambahkan, pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang dalam membangun industri otomotif nasional, mulai dari tahap impor pada era 1970-an hingga mampu memproduksi kendaraan secara lokal.
"Seiring peningkatan tingkat kandungan lokal yang telah mencapai 80 persen, kami turut mendukung penguatan industri otomotif nasional melalui produksi dan ekspor kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE), serta sejumlah model elektrifikasi seperti Kijang Innova Zenix HEV dan Yaris Cross HEV," kata dia.
Selanjutnya: Rupiah Spot Ditutup Menguat 0,24% ke Rp 16.759 per Dolar AS pada Kamis (26/2/2026)
Menarik Dibaca: Promo Guardian 19 Februari-4 Maret 2026, Tambah Rp 1.000 Dapat 2 Lipstick Judydoll
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)