kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Elnusa (ELSA) anggarkan belanja modal Rp 1 triliun


Kamis, 16 Januari 2020 / 18:19 WIB
Elnusa (ELSA) anggarkan belanja modal Rp 1 triliun
ILUSTRASI. Gedung Elnusa, Jakarta.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan jasa pertambangan minyak dan gas (migas) PT Elnusa Tbk (ELSA) menyiapkan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) kurang-lebih sekitar Rp 1 triliun pada tahun ini.

Head of Corporate Communication ELSA Wahyu Irfan mengatakan, terdapat tiga tujuan penggunaan capex di tahun ini. Di antaranya mendorong pertumbuhan bisnis, pengelolaan kapasitas yang ada, serta pengembangan bisnis baru.

Wahyu juga menerangkan, tahun ini pihaknya tengah fokus pada beberapa proyek di jasa hulu migas dan jasa pengelolaan lapangan migas.

Baca Juga: Elnusa (ELSA) menanti kontribusi bisnis pengelolaan air

Untuk jasa hulu migas, ELSA masih menggarap sejumlah pekerjaan besar. Salah satunya adalah survey seismic 2D dan 3D Komitmen Kerja Pasti (KKP) Jambi Merang. “Survei ini merupakan eksplorasi cadangan migas terbesar di Indonesia di mana kami dipercaya sebagai kontraktor jasanya,” kata dia, Kamis (16/1)..

Dari sektor jasa pengelolaan lapangan migas, ELSA sedang menggarap proyek berskala besar yakni jasa penyemenan atau cementing dan pengeboran lumpur atau drilling fluid di Delta Mahakam.

Catatan Kontan, ELSA mengerjakan proyek tersebut dengan bekerja sama dengan PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM). ELSA juga membentuk konsorsium dengan PT Dowell Anadrill Schlumberger untuk memperlancar proyek ini dengan nilai kontrak sebesar US$ 95,6 juta.

Baca Juga: Elnusa (ELSA) raih penghargaan di bidang jasa hydraulic workover

Walau belum memiliki proyeksi pertumbuhan kinerja secara detail, Wahyu optimistis keberadaan sejumlah proyek jasa migas tadi bisa meningkatkan performa keuangan perusahaan sepanjang tahun ini.

Asal tahu saja, per kuartal III-2019 lalu, pendapatan ELSA naik 27,64% secara year on year (yoy) menjadi Rp 5,91 triliun. Adapun laba bersih perusahaan kala itu tumbuh 7,90% (yoy) menjadi Rp 238,26 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×