kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Emiten Grup Pelindo (IPCC) Meraup Cuan dari Lonjakan Impor dan Ekspor Mobil


Rabu, 29 Oktober 2025 / 18:47 WIB
Emiten Grup Pelindo (IPCC) Meraup Cuan dari Lonjakan Impor dan Ekspor Mobil
ILUSTRASI. Pelabuhan PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pendapatan dan laba PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) kompak naik, di tengah tren penurunan penjualan mobil domestik.


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Noverius Laoli

Produksi para pabrikan mobil EV tidak hanya ditujukan untuk pasar dalam negeri, tapi juga dipasok untuk pasar ekspor yang juga menjadi peluang bagi bisnis IPCC.

"Pemerintah mendorong mereka untuk ekspor, karena ini adalah strategi agar industri menjadi basis industri otomotif. Jadi pekerjaan rumahnya adalah bagaimana menyiapkan ekspor ke depan, supaya kapasitas mencukupi," jelas Sugeng.

Sebagai upaya menjaga tren pertumbuhan kinerja, IPCC telah menyiapkan peta jalan (roadmap) 2025 - 2029. Antara lain meliputi sistematisasi dan digitalisasi proses bisnis, ekspansi terminal RoRo di area baru, serta peningkatan kapasitas & fasilitas terminal.

Dengan berbagai peningkatan layanan, IPCC pun akan memacu komersialisasi, terutama untuk terminal satelit. IPCC juga sedang mengkaji kenaikan tarif. 

Baca Juga: Strategi Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC) Jaga Pertumbuhan Kinerja di atas 15%

"Layanan yang terintegrasi memerlukan transformasi dan kolaborasi dengan ekosistemnya. Jadi pelanggan mendapat value yang lebih baik, meski ada penyesuaian dari sisi harga," tandas Sugeng.

Sebagai acuan untuk tahun ini, Sugeng optimistis IPCC bisa menjaga pertumbuhan kinerja dengan level dobel digit.

”Kami optimis untuk dapat melampaui 2025 dengan harapan tumbuh di atas 20%, hal ini tentunya didukung dengan upaya mempertahankan fundamental perseroan yang telah berjalan baik sesuai dengan tata kelola," tandas Sugeng.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×