kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Empat perusahaan Tiongkok berminat investasi di RI


Kamis, 04 Juni 2015 / 21:20 WIB
J&T EXPRESS - Kilas


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Empat perusahaan asal Tiongkok berminat untuk berinvestasi di Indonesia. Empat perusahaan itu meminati lima sektor industri yang berbeda-beda.

Achmad Sigit Dwiwahjono, Direktur Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian mengatakan terdapat empat perusahaan minati berinvestasi di Indonesia.

"Mereka tadi bertemu Pak Saleh (Menteri Perindustrian) menyatakan keinginan dan konsultasi soal rencana investasi di Indonesia," ujar Achmad yang ditemui wartawan usai mendampingi Menteri Perindustrian bertemu dengan China ASEAN Business Council, Kamis (4/6).

Empat perusahaan itu adalah Xing-Xing Group Co.Ltd., Qingdaro Hanhe Cable Co. Ltd., Hebei Chengheye Machinery Manufactured co. Ltd., Guangdong Dongpeng Holding Company Limited.

Adapun sektor-sektor yang diminati untuk investasi adalah industri keramik, kabel bawah tanah, baja, farmasi serta permesinan untuk makanan dan minuman.

Sayangnya berapa nilai investasi yang akan ditanamkan di Indonesia belum diketahui. Namun keempat investor tersebut diarahkan untuk berinvestasi untuk mengisi tempat di rencana pengembangan 15 kawasan industri yang dicanangkan Kementerian Perindustrian sampai 2020.

Sigit mengatakan kehadiran empat perusahaan tersebut adalah kelanjutan pembicaraan dari pertemuan Presiden Jokowi ke China beberapa bulan lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×