kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Eni Temukan Cadangan Gas 5 Tcf di Blok Ganal, Bahlil: Produksi Tahun 2028


Senin, 20 April 2026 / 16:09 WIB
Eni Temukan Cadangan Gas 5 Tcf di Blok Ganal, Bahlil: Produksi Tahun 2028
ILUSTRASI. Menteri ESDM Bahlil dan ENI (dok/arif ferdianto)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Upaya pemerintah mengejar target swasembada energi mendapat suntikan tenaga baru. Perusahaan energi asal Italia, Eni, melaporkan penemuan cadangan gas raksasa (giant discovery) di sumur eksplorasi Geliga-1, Blok Ganal, lepas pantai Kalimantan Timur.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengatakan, temuan tersebut mencakup potensi sumber daya gas sekitar 5 triliun kaki kubik (Tcf) dan 300 juta barel kondensat. Penemuan ini menjadi bukti bahwa potensi hulu migas Indonesia, khususnya di Cekungan Kutai, masih sangat menjanjikan.

“Di era kondisi dunia yang hampir semua sekarang menjaga cadangan mereka, sekali lagi kita bersyukur kepada Tuhan bahwa (Penemuan) ini anugerah yang diberikan dan kita harus betul-betul fokus dalam rangka menjalankan perintah Bapak Presiden untuk mencari sumber-sumber minyak baru," ujarnya di Kantor Kementerian ESDM, Senin (20/4/2026).

Baca Juga: Harga Kemasan Naik, Sariguna Primatirta (CLEO) Lakukan Penyesuaian Harga Selektif

Bahlil memproyeksikan, temuan ini akan mendongkrak produksi gas Eni secara signifikan.

Pada tahun 2028, produksi puncak Eni diperkirakan mencapai 2.000 MMSCFD, melonjak dari posisi saat ini di kisaran 600-700 MMSCFD. Angka ini bahkan ditargetkan terus melesat hingga 3.000 MMSCFD pada tahun 2030.

Selain gas, produksi kondensat dari wilayah kerja kelolaan Eni juga diprediksi akan menjadi tumpuan baru untuk menekan ketergantungan impor minyak. 

“Ini (penemuan) giant. Selain daripada gas, kita juga menemukan nanti di 2028, kita produksi kondensat itu kurang lebih sekitar 90.000 barel. Dan di 2029-2030 itu bisa tambah lagi menjadi 150.000 barel hari,” jelas Bahlil.

Pemerintah kini mendorong percepatan pengembangan melalui skema integrasi dengan fasilitas eksisting, termasuk Kilang LNG Bontang. 

Sebelumnya, Eni juga mencatatkan temuan di Sumur Gula dengan potensi gas 2 Tcf. Kombinasi sumur Geliga dan Gula diperkirakan mampu menambah produksi nasional hingga 1.000 MMSCFD gas dan 90.000 barel kondensat per hari (bpd).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×