kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,14   0,00   0.00%
  • EMAS956.000 -0,21%
  • RD.SAHAM -1.46%
  • RD.CAMPURAN -0.55%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

ERA Indonesia: Saat ini waktu tepat milenial berinvestasi di sektor properti


Rabu, 25 November 2020 / 20:50 WIB
ERA Indonesia: Saat ini waktu tepat milenial berinvestasi di sektor properti
ILUSTRASI. Asst. Vice President Kota Podomoro Zaldy Wihardja (tengah), President Director ERA Indonesia Darmadi Darmawangsa (kanan) dan Investment Storyteller Millennial Felicia Putri Tjiasaka saat diskusi “Kota Podomoro Tenjo Pas Buat Kantong Milenial”


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. President Director ERA Indonesia, Darmadi Darmawangsa mengatakan saat ini keputusan untuk memiliki hunian dan berinvestasi di bidang properti merupakan keputusan yang tepat untuk dilakukan milenial saat ini.

Menurutnya, tren properti 2020 menunjukkan bahwa masyarakat milenial yang berusia muda pada umumnya menginginkan hunian yang praktis dengan harga yang terjangkau.

"Kaum milenial pada umumnya adalah first home buyer yang ingin memiliki rumah yang kecil. Biasanya milenial juga tidak lagi menyasar properti di pusat kota, tetapi di pinggiran kota asalkan lokasinya dekat dengan sarana transportasi dan mendukung gaya hidup," jelasnya dalam dalam diskusi webinar dengan tema Kota Podomoro Tenjo Pas Buat Kantong Milenial di Jakarta, Rabu (25/11).

Baca Juga: Ciputra Development (CTRA) masih fokus pada produk eksisting

Darmadi mengatakan, membeli hunian bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan akan tempat tinggal, namun juga sebagai pilihan investasi.

Pembelian properti saat ini, lanjutnya, juga didukung oleh bunga KPR yang tidak begitu tinggi yakni 7-9% per tahun. Besaran bunga KPR ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu yakni 11% dan lima tahun sebelumnya yakni 13% per tahun.

Felicia Putri Tjiasaka seorang investor milenial mengaku bahwa properti adalah salah satu pilihan investasi untuk jangka panjang. Selain harganya cenderung akan terus naik, memiliki properti sesungguhnya juga telah memenuhi separuh kebutuhan sebuah keluarga.

"Mayoritas milenial pasti punya keinginan untuk memiliki keluarga. Dengan memiliki rumah, berarti separuh risiko berumah tangga seperti sudah terkelola dengan baik," katanya.

Baca Juga: Agung Podomoro (APLN) catat penjualan lebih dari 1.500 unit proyek Podomoro Tenjo

Felicia juga mengingatkan kaum milenial untuk tetap waspada dalam berinvestasi. Jangan hanya fokus pada hasil, tapi abai terhadap produk dan risiko investasinya. Karena itu, bagi para milenial yang mayoritas pemula, membeli properti di pinggiran dengan harga yang sangat terjangkau adalah pilihan logis saat ini.

Selanjutnya: Intiland Development (DILD) punya rencana mengembangkan kota mandiri di daerah Maja

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Sukses Berkomunikasi dengan Berbagai Gaya Kepribadian Managing Procurement Economies of Scale Batch 7

[X]
×