kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Erupsi Merapi berpotensi mandekkan industri makanan dan minuman


Selasa, 09 November 2010 / 15:38 WIB
Erupsi Merapi berpotensi mandekkan industri makanan dan minuman
ILUSTRASI. Konstruksi terowongan pada proyek kereta cepat Jakarta-Bandung


Reporter: Asnil Bambani Amri |

JAKARTA. Pertumbuhan industri makanan dan minuman pada kuartal IV ini terganggu oleh erupsi Gunung Merapi. Bencana di kawasan Jogja dan Jawa Tengah tersebut akan menurunkan konsumsi makanan dan minuman.

“Banyak pertokoan tutup dan industrinya tidak bergerak,” jelas Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) Franky Sibarani di Jakarta, Selasa (9/11).

Jika kondisi status Awas Merapi berlangsung lama, Franky khawatir akan menimbulkan dampak lebih panjang dan berujung pada rontoknya sumber ekonomi masyarakat.

“Jawa seperti diketahui menguasai 65% ekonomi Indonesia, dan imbas Merapi ini bisa dirasakan di seluruh Jawa,” jelas pria berkulit kuning langsat itu.

Sebagai gambaran, industri makanan dan minuman mencatat omsetnya Rp 550 triliun pada tahun 2009 lalu, dan tahun 2010 ini bisa tumbuh menjadi Rp 620 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×