Reporter: Adisti Dini Indreswari | Editor: Sandy Baskoro
JAKARTA. PT Top Food Indonesia, pemilik restoran Es Teler 77, lebih tertarik mencari mitra waralaba ketimbang menggandeng investor melalui penyertaan modal. "Kami khawatir kalau penyertaan modal ini nanti hanya dikuasai satu atau dua pemodal besar," ujar Anton Widjaja, Wakil Presiden Direktur Top Food, belum lama ini.
Saat ini, jumlah gerai Es Teler 77 baru 196 unit sehingga belum terpengaruh aturan waralaba restoran di Permendag Nomor 7 Tahun 2013. Bahkan, Top Food sudah mewaralabakan 70% gerai Es Teler 77.
Top Food berniat menambah 30 gerai Es Teler 77 di tahun ini. Kebanyakan milik sendiri. Top Food sejatinya ingin menggenjot waralaba Es Teler 77. Tapi minat masyarakat saat ini menurun. "Sekarang biaya melonjak, misalnya tarif listrik dan upah tenaga kerja," kata Anton.
Untuk mendapat waralaba Es Teler 77, biayanya Rp 100 juta selama lima tahun. Adapun investasi membuka gerai Es Teler 77 berkisar Rp 1 miliar hingga Rp 1,5 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













