kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

ESDM paksa smelter menyerap nikel kadar rendah


Rabu, 21 Desember 2016 / 19:56 WIB
ESDM paksa smelter menyerap nikel kadar rendah


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membentuk aturan baru untuk memaksa perusahan pemilik fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) supaya bisa menyerap nikel kadar rendah untuk kebutuhan dalam negeri.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono menyatakan bahwa hal itu dilakukan lantaran Kementerian ESDM menilai ada banyak penumpukan bijih nikel kadar rendah yang kini hanya menjadi tumpukan (stockpile) saja.

“Pemerintah akan memaksa smelter menggunakan nikel yang low grade, kalau memang tidak bisa diekspor,” katanya di Kantor Kementerian ESDM, Rabu (21/12)

Bahkan, saat ini, kata Bambang, Kementerian ESDM, tengah membahas untuk menentukan harga nikel kadar rendah itu untuk masuk dalam formula Harga Patokan Mineral (HPM).

"Kita akan keluarkan HPM. Jadi diatur di sini," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×