kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Fast Food Indonesia (FAST) siapkan ekspansi 60 gerai baru tahun ini


Selasa, 05 Maret 2019 / 15:34 WIB
Fast Food Indonesia (FAST) siapkan ekspansi 60 gerai baru tahun ini


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) pemilik gerai KFC Indonesia bakal tetap ekspansif pada tahun ini. Perusahaan menyiapkan alokasi belanja modal sebesar Rp 400 miliar yang sebagian besar untuk ekspansi pembukaan gerai baru.

Shivashish Pandey, Direktur FAST menyampaikan bahwa perusahaan akan melakukan ekspansi gerai sama seperti tahun lalu. Sampai dengan tutup tahun lalu, perusahaan memiliki total 680 gerai yang tersebar di beberapa wilayah.

Sayangnya, dirinya tak merinci berapa gerai yang sudah dibuka sampai awal Maret ini. “Rencana buka gerai tahun ini sama seperti tahun kemarin sekitar 60 gerai,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Senin (4/3)

Perusahaan juga menargetkan pertumbuhan penjualan meningkat 13% dibandingkan tahun lalu, salah satunya dengan merilis menu-menu baru yang lebih ramah di kantong. Baik melalui LTO maupun menu permanen, dirinya menyatakan hal ini memberikan dampak baik terhadap penjualan.

“Kalau value program dijalankan, penjualan biasanya ada dampak kira-kira 20% pada hari itu juga,” lanjutnya.

Yang jelas, selain ekspansi gerai baru, perusahaan juga melakukan inovasi pada menu dan melakukan strategi penjualan yang lebih baik pada tahun ini. Di awal tahu saja, perusahaan sudah mengeluarkan menu Crazy Deal dan Snack Bucket yang diminati pelanggannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×