kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45928,35   -6,99   -0.75%
  • EMAS1.321.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Fokus Perbaiki Kinerja, Cardig Aero Services (CASS) Pacu 2 Lini Bisnis Ini


Senin, 25 Juli 2022 / 23:15 WIB
Fokus Perbaiki Kinerja, Cardig Aero Services (CASS) Pacu 2 Lini Bisnis Ini
ILUSTRASI. Cardig Aero Services (CAS Group)


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Cardig Aero Services Tbk berharap bisa membukukan pertumbuhan pendapatan tahun ini. Emiten berkode saham CASS tersebut mengambil langkah untuk fokus pada lini-lini usahanya yang memiliki pertumbuhan paling pesat: CAS Destination dan in flight catering.

Hal ini diungkapkan oleh Chief of Corporate Affairs and Officer, Widianawati D. Adhiningrat dalam acara public expose yang digelar Senin (25/7).

“Strateginya kita akan fokus pada lini bisnis yang saat ini sedang mulai tumbuh lagi, yaitu (CAS) Destination dan in flight catering, kita akan fokus kepada lini bisnis-lini bisnis tersebut,” tutur Widianawati (25/7).

Lini usaha CAS  Destination memang menjadi penopang utama pendapatan CASS di tiga bulan pertama tahun 2022 ini. Sepanjang Januari-Maret 2022 lalu, Kontribusi CAS Destination terhadap total pendapatan CASS mencapai Rp 321,0 miliar atau meningkat 12,4% secara tahunan (year-on-year/yoy). Jumlah tersebut berkontribusi sebesar 89,6% terhadap total pendapatan CASS di tiga bulan pertama 2022.

Sementara itu, lini usaha CAS Food menyumbang Rp 31,1 miliar dalam total pendapatan CASS di sepanjang Januari-Maret 2022, meningkat t 28,0% dibanding realisasi pendapatan pada periode sama sebelumnya. 

Dengan jumlah tersebut, lini usaha CAS Food berkontribusi sebesar 8,7% terhadap total pendapatan CASS di Januari-Maret 2022.

Seturut pendapatan lini usaha CAS Destination dan CAS Food yang mendaki, pendapatan konsolidasi CASS mengalami pertumbuhan secara tahunan.

Baca Juga: Akibat pandemi virus corona, Cardig Aero (CASS) bukukan rugi bersih Rp 7,14 miliar

Mengutip laporan keuangan interim perusahaan, pendapatan konsolidasi CASS mencapai Rp 358,07 miliar di Januari-Maret 2022, naik 12,38% dibanding realisasi pendapatan Januari-Maret 2021 yang sebesar Rp 318,62 miliar.

Dari hasil pendapatan tersebut, CASS mengantongi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 20,62 miliar di Januari-Maret 2022. Jumlah tersebut tumbuh 117,73% dibanding raihan sebelumnya di periode Januari-Maret 2021 lalu yang sebesar Rp 9,47 miliar.

Manajemen CASS tidak merinci berapa target pendapatan maupun laba bersih yang ingin dikejar di tahun 2022. Yang terang, manajemen mengungkapkan bahwa CASS mengharapkan pertumbuhan pendapatan di tahun 2022 ini.

“Perseroan berharap keadaan bisnis ini sudah menemukan titik terendah di 2021 dan bisa berangsur-angsur pulih di tahun-tahun mendatang. Jadi di tahun 2022 perseroan masih berharap dapat meningkatkan pendapatan secara solid dan lebih baik dibanding tahun 2021,” ujar Head of Finance Reporting & Analyst CASS, Ahmad Reza di sesi acara yang sama.

Bersamaan dengan upaya perbaikan kinerja, realisasi anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) CASS terus berjalan. Sepanjang enam bulan pertama tahun 2022 ini, CASS telah membelanjakan capex sekitar Rp 11 miliar. Penggunaannya antara lain untuk pengadaan barang IT, dan lain-lain.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×